MUI Minta Medsos untuk Merajut Silaturahim, Bukan Permusuhan

0
24
Asrorun Ni'am, kpai
Dr. H.M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA

JAKARTA – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni’am Sholeh mengimbau masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial (medsos). Menurut Ni’am, medsos seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk mempererat tali silaturahim dan menguatkan persaudaraan.

Momen perayaan Idul Fitri, kata Ni’am, seharusnya jadi saat tepat dalam menguatkan tali silaturahim. Menurut Ni’am, hakikat silaturahim adalah kemampuan diri menundukkan ego dengan menyambung persaudaraan terhadap orang yang memutusnya.

“Ini butuh jiwa lapang dada. Silaturahim di Idul Fitri harus menjadi etos untuk mewujudkan persaudaraan dan persatuan nasional sebagai modal dasar pembangunan bangsa,” ujar Asrorun Ni’am dalam keterangan tertulisnya, Ahad (25/6).

Dalam menjunjung tinggi nilai persatuan, Ni’am mengatakan semangat tersebut harus dibingkai dengan komitmen Ketuhanan Yang Maha Esa. Apalagi dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, Ni’am menilai medsos seharusnya bisa memudahkan siapa pun menjaga silaturahim.

Namun, pada faktanya, menurut Niam, seringkali medsos disalahgunakan. Medsos digunakan sebagai ajang untuk saling mencaci, mem-bully, menyebarkan gibah, fitnah, namimah (mengadu domba), menebar hoax, dan permusuhan.

“Akibat salah menggunakan media sosial bisa menghanguskan pahala puasa kita,” ujarnya.

Untuk itu, ia pun menyerukan umat Islam, agar memastikan medsos digunakan untuk kemaslahatan dan kebaikan, serta merajut persaudaraan.

“Bukan untuk menebar gosip, hoax, fitnah, dan adu domba,” serunya, lantas berpesan agar umat bijak dalam memanfaatkan medsos.

Kalau seseorang menerima informasi, lanjutnya, harus ada mekanisme tabayun atau kroscek. Demikian juga kalau mau menyebar informasi, pastikan informasi tersebut benar, bermanfaat, dan tepat baik waktu maupun tempatnya.

“Yang tak kalah penting, pastikan bahwa info yang akan kita sebar tidak menyakiti orang lain,” pungkasnya. (IwanY)

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...