MUI Minta Medsos untuk Merajut Silaturahim, Bukan Permusuhan

0
65
Asrorun Ni'am, kpai
Dr. H.M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA

JAKARTA – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni’am Sholeh mengimbau masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial (medsos). Menurut Ni’am, medsos seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk mempererat tali silaturahim dan menguatkan persaudaraan.

Momen perayaan Idul Fitri, kata Ni’am, seharusnya jadi saat tepat dalam menguatkan tali silaturahim. Menurut Ni’am, hakikat silaturahim adalah kemampuan diri menundukkan ego dengan menyambung persaudaraan terhadap orang yang memutusnya.

“Ini butuh jiwa lapang dada. Silaturahim di Idul Fitri harus menjadi etos untuk mewujudkan persaudaraan dan persatuan nasional sebagai modal dasar pembangunan bangsa,” ujar Asrorun Ni’am dalam keterangan tertulisnya, Ahad (25/6).

Dalam menjunjung tinggi nilai persatuan, Ni’am mengatakan semangat tersebut harus dibingkai dengan komitmen Ketuhanan Yang Maha Esa. Apalagi dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, Ni’am menilai medsos seharusnya bisa memudahkan siapa pun menjaga silaturahim.

Namun, pada faktanya, menurut Niam, seringkali medsos disalahgunakan. Medsos digunakan sebagai ajang untuk saling mencaci, mem-bully, menyebarkan gibah, fitnah, namimah (mengadu domba), menebar hoax, dan permusuhan.

“Akibat salah menggunakan media sosial bisa menghanguskan pahala puasa kita,” ujarnya.

Untuk itu, ia pun menyerukan umat Islam, agar memastikan medsos digunakan untuk kemaslahatan dan kebaikan, serta merajut persaudaraan.

“Bukan untuk menebar gosip, hoax, fitnah, dan adu domba,” serunya, lantas berpesan agar umat bijak dalam memanfaatkan medsos.

Kalau seseorang menerima informasi, lanjutnya, harus ada mekanisme tabayun atau kroscek. Demikian juga kalau mau menyebar informasi, pastikan informasi tersebut benar, bermanfaat, dan tepat baik waktu maupun tempatnya.

“Yang tak kalah penting, pastikan bahwa info yang akan kita sebar tidak menyakiti orang lain,” pungkasnya. (IwanY)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU