MUI Kecam Rencana Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram

0
104
ekonomi syariah
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Ma’ruf Amin mengecam rencana bom bunuh diri di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Menurutnya, pikiran perencana bom Masjidil Haram tersebut sudah tidak normal.

“Itu keterlaluan kalau memang mau ngebom Masjidil Haram,” kata Ma’ruf di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Sabtu (24/6).

“Cara berpikir si pelaku ini sudah tidak sehat dan tidak normal,” lanjutnya.

Loading...

Ma’ruf mengatakan, Mekah merupakan salah satu tempat yang suci bagi umat muslim.

“Oleh sebab itu, ngebom Masjidil Haram itu sama saja ngebom umat Islam sedunia,” ujarnya.

Ma’ruf Amin meminta pemerintah Indonesia mendorong pemerintah Arab Saudi untuk memperketat keamanan di sana demi keamanan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia.

“Yang harus betul-betul menjaga keamanan di sana itu Arab Saudi-nya. Kita bantu jugalah mengingatkan,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan bahwa lima orang, termasuk seorang perempuan, telah ditangkap aparat keamanan terkait dengan rencana bom bunuh diri yang gagal dilakukan di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Mansour al-Turki, kelima tersangka itu ditangkap polisi Arab Saudi dalam operasi keamanan di kota suci Mekah.

Stasiun televisi berita Al-Ekhbaria, mengutip pejabat kementerian dalam negeri, mengabarkan, 11 orang terluka saat sebuah bangunan berlantai tiga meledak. Bangunan tersebut adalah tempat seorang terduga pelaku yang hendak melakukan bom bunuh diri, dan dia berlindung dari kepungan polisi sebelum akhirnya meledakkan diri.

Dari 11 orang yang terluka itu, lima orang di antaranya adalah anggota kepolisian dan enam lainnya adalah warga sipil.

Sejak akhir 2014, terjadi serangkaian serangan bom bunuh diri dan penembakan di Arab Saudi. Kelompok ISIS mengklaim sebagai pelaku atau otak serangan. (IwanY)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU