Muhammadiyah Larang KOKAM Bubarkan Kegiatan Ormas Lain

3
407
dahnil anzhar simanjuntak
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzhar Simanjuntak. (Foto: Istimewa)

BANTUL – Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak melarang anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) terlibat kegiatan atau upaya pembubaran organisasi lain, meski melanggar aturan.

“Jika ada kelompok lain yang membuat acara entah itu punya izin resmi atau tidak, jangan sekali-kali Anda semua ikut membubarkan,” kata Dahnil Anzar saat Apel Akbar KOKAM se-Bantul di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad sore (23/4).

Menurut dia, KOKAM atau barisan muda dibawah koordinasi PP Pemuda Muhammadiyah boleh tidak setuju atau tidak menyukai kegiatan maupun acara yang digelar kelompok lain karena bertentangan dengan visi misi organisasi ini. Ia mencontohkan, kegiatan yang dilakukan organisasi masyarakat yang mengarah pada kekhalifahan, karena selain melanggar ketentuan dalam Undang-Undang juga tidak sejalan dengan ideologi Pancasila.

“Anda bisa tidak setuju dengan wacana kekhalifahan, tapi jangan sekali-kali menjadi hakim dari wacana itu. Karena yang boleh ambil keputusan melanggar UU atau tidak, apakah perlu ditindak secara hukum atau tidak, itu pihak kepolisian” katanya.

Ia meminta anggota Kokam menunjukkan sikap ketidak setujuannya dengan cara yang arif, yaitu dengan berdiskusi. Jangan sekali-sekali berlaku anarkis dan memperlihatkan kekerasan atas apa yang tidak sesuai dengan ideologi, karena sikap itu bukan merupakan watak dan karakter Muhammadiyah.

“Kalau Anda tidak setuju adanya sebuah acara datang di acara itu, hadir dengan membawa otak dan nalar, diskusikan dan bantah apa yang mereka wacanakan, karena negara ini demokrasi. Itu sudah jadi komitmen kita bersama,” katanya.

Ia juga mengatakan, jangan sekali-kali anggota KOKAM mengambil alih fungsi kepolisian, sehingga apabila ada pelanggaran UU, tidak sesuai aturan dan keadaban publik serahkan sepenuhnya kepada aparat negara untuk diproses sebagaimana mestinya.

“Laporkan ke polisi, kalau pak polisi lambat, ajak bareng-bareng, jangan ambil peran polisi. Biarkan tugas penegakan hukum serahkan ke polisi, tugas kita hanya mengawal, memastikan proses hukum berjalan semestinya,” katanya.

Dahnil juga mengharapkan, kalau ada kegiatan atau kebijakan yang tidak sesuai dengan ideologi negara atau melanggar aturan sampaikan kritik, bahkan kalau perlu menempuh jalur hukum sesuai prosedur yang ada.

“Itu pesan penting dari PP Pemuda Muhammadiyah terutama teman-teman KOKAM se-Bantul yang lulus dari diklatsar beberapa hari lalu,” pungkasnya.

Kegiatan tahunan Apel KOKAM yang mengusung tema ‘KOKAM Merawat Ukhuwah dan NKRI’ ini digelar di komplek Pasar Seni Gabusan (PSG) Sewon, Bantul.

Hadir dalam apel, selain Dahnil Anzar Simanjuntak, juga hadir Bupati Bantul, Kapolres Bantul dan Dandim Bantul. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembaretan anggota baru KOKAM Bantul sebanyak  220 anggota baru.

 

EDITOR: Iwan Y

loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...