Menteri Susi Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari ITS

0
21
Susi Pudjiastuti gelar Dr HC ITS
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima gelar kehormatan Dr HC bidang pembangunan kelautan serta perikanan Indonesia dari ITS Surabaya, Jumat, 10/11/2017. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima gelar kehormatan Doktor Honoris Cuasa (Dr HC) bidang pembangunan kelautan serta perikanan Indonesia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya karena kontribusi kiprahnya dalam dunia kemaritiman.

Rektor ITS Prof Joni Hermana memberikan gelar tersebut bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ITS ke-57 di kampus setempat, Jumat (10/11), dan menjadikan Susi Dr HC ke-3 ITS setelah Hermawan Kartajaya dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Joni mengungkapkan, proses pemberian gelar kehormatan itu kepada Susi cukup panjang yang dimulai sejak September 2016 yang lalu. Dr HC yang ke-3 sejak 57 tahun lalu itu menunjukkan ITS cukup selektif dalam memberikan gelar itu.

“Kita butuh orang yang mampu membuat pembangunan terhadap bangsa dan dia telah menujukkan kinerja yang sangat baik dan signifikan,” kata Guru Besar Teknik Lingkungan itu.

Menteri Susi Pudjiastuti mengaku dia sebenarnya tidak membutuhkan gelar itu, namun sebagai seorang profesional dan cinta kepada laut serta pertanggungjawaban sebagai seorang pejabat negara, legitimasi ini sangat penting untuk meneruskan kebijakan yang dilakukan KKP untuk diteruskan.

“Karena ini satu-satunya yang bisa memastikan masa depan bangsa kita,” ujarnya.

Dengan legitimasi ini, lanjut dia, masih ada yang menyangsikan efektivitas kebijakan yang dibuat KKP. Penghargaan itu menjadi motivasi lebih kepada untuk meneruskan kebijakan yang telah dibuat.

Ditanya dirinya menangis menyampaikan pidato, Susi mengungkapkan dirinya ingat anak dan ibu bapaknya. Menurutnya jika bekerja dengan baik, maka apresiasi itu akan datang.

“Saya merasa apa yang telah terjadi di kelautan akan tercurah untuk semua bahwa laut harus dijaga kelangsungan dan keberlanjutannya. Saya bangga bisa membagi, Indonesia menang untuk mendapatkan kedaulatan lautnya,” kata Susi. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....