Menteri Rini Minta BUMN di Daerah Bersinergi


YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno meminta seluruh perwakilan Badan Usaha Milik Negara di daerah dapat meningkatkan sinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya mohon kepala cabang atau perwakilan BUMN di daerah bisa saling memupuk rasa persaudaraan. Meskipun berbeda-beda, ada yang ‘gemuk’ atau ‘kurus’, pada dasarnya semua satu keluarga,” kata Menteri Rini Soemarno dalam acara dialog Menteri BUMN bersama perwakilan BUMN yang ada di DIY di Fisipol UGM, Yogyakarta, Sabtu (24/2).

Menurut Rini, selama ini sinergi antar-BUMN telah terbangun cukup kuat di level direksi. Meski demikian, hal serupa belum terbangun secara optimal hingga di tingkat perwakilan atau cabang di daerah.

“Saya menyadari di tingkat lapangan sampai ke bawah sinergi itu masih belum kuat,” katanya.

Dengan meningkatkan rasa persaudaraan, kata Rini, antar-BUMN di daerah bisa saling mengisi dan mendorong apabila salah satu di antara BUMN ada yang masih belum maju.

Mereka bisa saling berbagi dan saling mencontoh apabila ditemukan sebuah terobosan. “Karena tujuannya satu yakni bersama-sama memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Sebagai sarana meningkatkan sinergi, menurut dia, antarpimpinan perwakilan BUMN di daerah dapat memanfaatkan aplikasi “Sobat BUMN”. Melalui aplikasi itu, seluruh BUMN dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi BUMN secara dini sehingga respons dapat diupayakan secara cepat.

“Saya berharap aplikasi ‘Sobat BUMN’ ini nantinya juga sekaligus menjadi sarana komunikasi yang efektif antar-BUMN ke depan,” kata Rini.

Hadir dalam acara itu di antaranya pimpinan Divre Bulog DIY, PT PLN Area Yogyakarta, Perum LKBN Antara Biro D.I. Yogyakarta, PT Sucofindo, Cabang Askrindo Yogyakarta, Kantor POS Yogyakarta, Cabang Taspen Yogyakarta, PT Primissima (Persero) Yogyakarta, dan Waskita Karya Cabang Yogyakarta. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close