Menteri Perdagangan Pernah Dipanggil Polda karena Cak Nun

0
431
Cak Nun duduk semeja lingkar dengan Menteri Enggar, pengusaha Franky Welirang. (Foto: Adin)

JAKARTA – Sebuah acara menarik dan dialogis menutup rangkaian Rapat Kerja Kementerian Perdagangan  2017 yang diselenggarakan pada 21-22 Februari 2017. Acara diselenggarakan di  Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, itu membuat Mendag Enggartiasto Lukito berkisah sejumlah pengalaman.

Enggar menuturkan, sudah sangat lama bersahabat dengan Cak Nun. Dia mengisahkan betapa susahnya mengundang Cak Nun. “Saya telpon beliau, dan saya minta mau menyisihkan jadwal-jadwalnya supaya mau datang ke raker kita ini,” katanya.

Kemudian, lebih dalam lagi, Enggar menceritakan, “Dulu waktu saya masih sebagai ketua REI (Real Estate Indonesia, red), saya pernah mengundang Cak Nun. Dan saya dipanggil Polda karena itu. Sebab, saat itu Cak Nun sangat keras kritik-kritiknya kepada pemerintah. Terjadi diskusi yang alot, yang intinya kepolisian meminta entah bagaimana caranya agar audiens atau massa yang mendengarkan Cak Nun tidak terpengaruh untuk memberontak negara.”

Dan Enggar pun memastikan tidak akan terjadi apa-apa. Tak perlu dicemaskan. Sebab dia tahu kemurnian dan keseimbangan Cak Nun.

Cak Nun duduk semeja lingkar dengan Menteri Enggar, pengusaha Franky Welirang, dan pejabat lain Kemendag. Cak Nun ikut mendengarkan rumusan hasil raker yang disampaikan sekjen Kemendag. Dia menyimak sambutan menteri perdagangan dan menyimak penandatanganan komitmen kerja dari para peserta yang berisikan target-target yang sangat konkret hingga pada angka-angka.

Menteri Enggar sendiri juga menjelaskan apa-apa yang berubah di Kemendag. Atmosfer yang dibangun, budaya inisiatif dan diskusi, sampai terbentuknya komitmen di antara para eselon dan peserta raker ini tanpa instruksi dari menteri. Ini menunjukkan ada pergeseran dari kultur birokrat menuju kultur korporat. Etos melayani tanpa harus merasa jadi pelayan, hingga ketetapan dalam keberpihakan kepada petani, pedagang, nelayan, dan pelaku-pelaku usaha kecil dan menengah.

EDITOR : Yus Arza

 

 

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...

Polrestabes Surabaya Musnahkan Ribuan Botol Miras Oplosan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sejak tewasnya sejumlah warga Surabaya setelah menenggak minuman keras oplosan, Polrestabes Surabaya bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya, BPOM dan BNN Surabaya...