Menlu: Indonesia Bertekad Tingkatkan Diplomasi Maritim

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia bertekad meningkatkan diplomasi maritim dalam ‘Our Ocean Conference 2018’ yang akan digelar Indonesia tahun depan.

“Kami bicara persiapan konferensi itu. Kemarin Pak Luhut dan Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan) juga di New York dalam rangka ‘ocean’. Jadi ini bagian dari diplomasi maritim kita menjadikan ‘ocean’ sebagai isu prioritas utama untuk dikerjasamakan,” kata Retno seusai pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Senin (24/7).

Ia berujar salah satu isu yang belakangan santer digaungkan adalah mengenai sampah plastik laut yang mengancam kehidupan laut dan manusia.

“Solusi sampah plastik laut juga terus dibahas lantaran Indonesia disebut-sebut sebagai negara nomor dua dunia yang menyumbang sampah laut terbesar. Jadi bagaimana kita mengelola sampah plastik ini juga proyek apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah sampah ini,” paparnya.

Ia menyebut pemerintah akan melalukan dua proyek percontohan mengubah sampah plastik laut menjadi campuran aspal jalan.

Kedua proyek yang sudah mulai dijalankan di India itu rencananya akan dijalankan di Bali pada Juli dan di Bekasi pada Agustus mendatang.

“Detailnya sedang dimatangkan. Kita bicara dalam konteks bahwa sampah plastik ini bisa dikelola menjadi barang atau hal menguntungkan,” tutur Retno.

Indonesia menjadi tuan rumah “Our Ocean Conference” 2018 di Bali yang merupakan ajang tahunan pertemuan guna membahas kondisi kawasan perairan internasional dan bagaimana cara terbaik guna mengatasi beragam persoalan terkait dengan hal tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebelumnya menghadiri acara tersebut yang pada 2016 diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri AS di negara adidaya tersebut pada 15-16 September.

Konferensi itu merupakan yang ketiga setelah konferensi pertama digelar di Washington DC, AS pada tahun 2014, dan konferensi kedua diselenggarakan di Valparaiso, Chile, pada tahun 2015.

Pada 2017, Malta akan menjadi tuan rumah konferensi dan pada 2019 konferensi digelar di Norwegia. (HA)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close