Menkumham Minta Warga Binaan Jalankan Revolusi Mental

0
18
yasonna laoly, menkumham
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly meminta para warga binaan untuk melaksanakan revolusi mental dan revolusi karakter pada Natal 2017.

“Pada natal kali ini saya menyerukan untuk melakukan revolusi mental dan revolusi karakter kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan, karena pada dasarnya peristiwa natal sendiri adalah momentum revolusi rohani yang dilakukan oleh Yesus,” kata Yasonna saat memberi sambutan pada pemberian Remisi Khusus Natal 2017, seperti disampaikan melalui keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin (25/12).

Yasonna mengatakan pengurangan hukuman atau remisi dapat dimaknai sebagai penghargaan bagi warga binaan yang dinilai telah mencapai penyadaran diri, tercermin dalam sikap dan perilaku sesuai dengan norma agama dan norma sosial yang berlaku.

“Bagi mereka yang memperoleh remisi, sepatutnya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, mengingat remisi merupakan nikmat yang layak saudara terima karena telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif yang telah ditetapkan,” kata Yasonna.

Dia menekankan bahwa remisi bukan semata-mata hak yang pasti didapatkan dengan mudah atau bentuk kelonggaran-kelonggaran agar dapat segera bebas.

Yasonna meminta pemberian remisi menjadi bentuk tanggung jawab untuk terus menerus memenuhi kewajiban dalam pelaksanaan program pembinaan.

Menkumham menerangkan sistem pemasyarakat dilakukan berdasarkan pembinaan yang diarahkan pada upaya memperbaiki diri bagi narapidana atas kesalahan dan kekeliruan yang telah diperbuatnya.

“Kami menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh narapidana yang pada hari ini mendapatkan remisi, khususnya bagi narapidana yang bebas hari ini. Saya mengingatkan agar saudara dapat menunjukkan perilaku yang baik di tengah-tengah masyarakat,” kata Yasonna lagi.

Kementerian Hukum dan HAM memberikan Remisi Khusus Natal 2017 kepada 9.333 napi di seluruh Indonesia, 175 orang di antaranya yang mendapatkan remisi langsung bebas.

Masa pengurangan pidana diberikan berbeda-beda tergantung waktu pidana yang sudah dijalani mulai 15 hari hingga dua bulan. (Ant/SU01)

Komentar

BACA JUGA
Tri Rismaharini

Risma Jelaskan Tata Kota Kepada Arsitek se-Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan konsep pengelolaan tata kota di hadapan puluhan arsitek se-Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Thailand dan Singapura) di...

Bawaslu Larang Pasang APK di Lembaga Negara dan Tempat Ibadah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur melarang Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang di Lembaga Negara yang bukan fasilitas pribadi. "Yang jelas, Undang-Undang...
Zaadit Taqwa

Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi "kartu kuning" kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia...
Gus Ipul sowan Pesantren

Hari Kedelapan Kampanye, Gus Ipul Pilih Sowan ke Ponpes di Kediri dan Mojokerto

KEDIRI, SERUJI.CO.ID - Hari kedelapan berkampanye, calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih sowan ke sejumlah Pondok Pesantren di Kediri dan Mojokerto. Gus...
Ibu Penggigit Tangan

Ibu Penggigit Tangan Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Seorang ibu yang menggigit tangan salah seorang petugas Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melawan petugas yang sedang...
loading...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...
KH. Luthfi Bashori

Dalam Urusan Rumah Tangga, Jadikan Istri sebagai Teman Diskusi

Saat seorang suami berada dalam lingkungan rumah tangga dan mengurus hal-hal yang terkait dengan kemaslahatan keluarganya, maka teman diskusi yang paling tepat adalah istrinya....