Menhan: AS Akan Bantu Pelaksanaan Patroli Trilateral

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan Amerika Serikat (AS) akan membantu pelaksanaan Patroli trilateral yang merupakan kerja sama antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

“Soal trilateral, kita sudah laksanakan dan hasilnya sudah banyak. Kita juga perlu bantuan dan tadi Jenderal Mattis mengatakan dia akan bantu,” ujar Ryamizard usai melakukan pertemuan dengan Menhan AS James Mattis di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (23/1).

Mantan kepala staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tersebut menuturkan AS siap mendatangkan peralatan militer mereka, jika diperlukan untuk memperkuat patroli di kawasan Laut Sulu, Filipina.

“Saya sangat senang karena AS peralatannya jauh lebih canggih dari kita,” ungkap Menhan.


Ryamizard menjelaskan kerja sama yang dilakukan tiga negara, untuk menjaga keamanan laut dan udara ini merupakan kegiatan yang penting dan harus didukung. Selain menjadi pelacak keberadaan kelompok radikal ISIS, patroli tersebut juga dimaksudkan untuk mengurangi kejahatan kelompok bersenjata yang kerap beroperasi di laut.

Ia juga menuturkan saat ini anggota kelompok radikal sudah menyebar di wilayah Asia Tenggara, yang mana Indonesia, Malaysia, dan Filipina menjadi pusat kegiatan mereka.

Oleh karena itu, patroli trilateral perlu diperkuat, yang salah satunya dengan menambah jumlah personel “mata-mata”, tambah Menhan.

“Masalah ini harus diselesaikan, karena kalau tidak mereka akan tambah kuat,” kata Ryamizard.

Sementara itu, Menhan AS James Mattis mengatakan patroli trilateral yang dilakukan tiga negara ASEAN ini, penting dilaksanakan untuk menekan penyebaran teroris yang membahayakan warga sipil dan juga untuk menghalau kejahatan. Ia juga menyampaikan pihaknya siap memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk mendukung patroli itu.

“Kami juga masih menunggu respon dari Indonesia, jika ada permintaan untuk membentuk unit pasukan khusus yang akan menghalau teroris,” kata Mattis. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi