Masjid di DPRD Kota Surabaya Hilang, GP Ansor Surabaya Surati Risma

1
490
  • 29
    Shares
Gus Afif
Katua GP Ansor Surabaya, HM. Faridz Afif atau yang akrab disapa Gus Afif.

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pembangunan gedung baru DPRD Kota Surabaya setinggi 8 lantai sudah mulai dilaksanakan. Proyek prestisius Pemkot Surabaya senilai hampir Rp60 Miliar itu harus mengorbankan masjid yang berada di lingkungan komplek gedung parlemen dan Balai Pemuda Surabaya tersebut. Ironisnya, masjid sudah terlanjur rata tapi tempat pengganti untuk fasilitas ibadah belum kunjung disediakan.

Kondisi itu mendapat perhatian dari Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya, HM. Faridz Afif. Tokoh muda NU yang akrab disapa Gus Afif ini mengaku mendapat keluhan dari sejumlah masyarakat yang bingung saat akan melaksanakan ibadah sholat. Padahal sehari-hari mereka biasa sholat di masjid tersebut.

Terlebih pada hari Jumat, ke mana masyarakat akan melaksanakan sholat Jumat. Menurut Afif, seharusnya pemkot bijak dengan merelokasi fasilitas ibadah itu sebelum membongkar masjid.

“Kami akan surati Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Kami minta Bu Risma segera menyiapkan fasilitas ibadah sementara, sampai bangunan masjid yang baru selesai di bangun. Jangan sampai pembangunan gedung baru mengorbankan ibadah masyarakat,” tegas alumni pasca sarjana Unair itu, Selasa (24/10).

Afif berharap, nantinya bangunan masjid yang baru harus lebih besar dari yang sudah dibongkar. Karena idealnya, harus seimbang antara bangunan perkantoran dan ruang pribadi anggota dewan dengan masjid yang ada di lingkungan tersebut.

“Setidaknya, pemkot bisa mencontoh pemprov Jatim atau DPRD provinsi Jawa Timur, di sana tempat ibadahnya cukup representatif,” ujarnya.

Langganan berita lewat Telegram
loading...
1
2
Loading...
BACA JUGA

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU