Masa Pemulihan Lombok, PKPU Human Initiative Resmikan Rumah Senyum


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Meski saat ini perhatian publik saat ini tertuju pada bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, namun upaya pemulihan dampak gempa lombok tidak dilupakan.

Sejak masa recovery, PKPU Human Initiative membangun hunian sementara (huntara) dengan target 1000 unit yang dibangun, di Kabupaten Lombok Utara dan Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saat ini, kami sudah menyelesaikan pembangunan 406 huntara dari 1.000 yang ditargetkan ditahap awal Agustus – September kemarin. Kami menyebutnya Rumah Senyum,” terang Koordinator Tim Recovery Lombok PKPU HI, Ferry Suranto.

Menurut Ferry, dari 406 Rumah Senyum tersebut 116 unit di KLU dan 295 di kecamatan Sembalun, Lombok TImur.

“Insya Allah masih 168 huntara lagi yang akan dibangun,” tambahnya.

Kemarin (5/10), sebanyak 295 Rumah Senyum diresmikan oleh President of PKPU Human Initiative Agung Notowiguno dan Presiden Mercy Malaysia Dato’ Dr. Ahmad Faizal Perdaus.

Hadir juga dalam peresmian MUI Lombok Timur TGH. Ishaq Abdul Ghani,Lc. dan Bupati Lombok Timur Muhammad Sukiman Azmi menerima secara simbolis. Rumah Senyum tersebut akan dihuni oleh 295 KK warga terdampak di Desa Sembalun, Kec. Sembalun.

Seperti diketahui dampak gempa bumi 7 SR yang terjadi berulang-ulang sejak akhir Juli lalu, mengakibatkan lebih dari 70 ribu rumah rusak, yang membuat 350 ribu jiwa terdampak dan sebagian besar mengungsi.

Menurut Ferry, dalam penanganan gempa Lombok, rencana aksi PKPU Human Initiative lainnya di bulan Oktober 2018 ini adalah distribusi logistik sebanyak 396 paket, distribusi cooking set dan hygiene kits, distribusi air bersih dan water tank.

“Kami juga akan membangun 3 unit Serambi Nyaman, 5 unit MCK dan 3 sumur bor untuk 3 desa dan 1 unit (lagi) Sekolah Darurat,” tutup Ferry. (PKPU HI/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close