Mantan Menkopolhukam: Tidak Mungkin Panglima TNI Bicara Tanpa Data

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Mantan Menkopolhukam Laksamana (purn) TNI Tedjo Edhie memberikan apresiasi terhadap Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo yang membeberkan adanya pembelian 5000 pucuk senjata oleh institusi non militer.

Saat menghadiri bedah buku Senyum Anak Desa di Surabaya, Kamis (28/9), Tedjo Edhie mengatakan bahwa apa yang diucapkan Panglima berdasarkan laporan yang masuk kepada yang bersangkutan.

”Tidak mungkin seorang Panglima akan mengatakan sesuatu tanpa ada data yang benar tanpa ada intelijen,” ungkap mantan KSAL ini.

Tedjo Edhie mengatakan seorang Panglima TNI memiliki perangkat intelijen antara lain BAIS, dan Asisten Intelijen.

”Sekali lagi tak mungkin Panglima TNI bicara ngawur,” lanjutnya.

Diungkapkan oleh Tedjo Edhie, seharusnya Wiranto sebagai Menkopolhukam saat ini untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, sebelum membuat statemen kepada publik, harusnya mengumpulkan semua unsur kekuatan, seperti TNI AD, TNI AL, AU dan Polri, untuk membuat pernyataan sikap, dan membuat tenang masyarakat.

Tedjo Edhie pun mengaku bahwa saat Jenderal Gatot Nurmantyo mengeluarkan pernyataan tersebut dirinya berada dalam kegiatan tersebut.

”Itu pernyataan laporan Panglima kepada senior-senior TNI yang turut membesarkan Panglima dan ternyata pernyataan itu bocor,” tandasnya. (Setya/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Memaknai Indonesia

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

TERPOPULER