Mahfud: Pancasila Pijakan Utama Dalam Kehidupan Bermasyarakat

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pancasila harus menjadi pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, kata pakar hukum tata negara dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Mahfud MD.

“Terjaganya persatuan bangsa Indonesia hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasannya,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pada “talkshow” bertajuk “Pancasila di Zamanku” yang dipandu Rosianna Silalahi di Yogyakarta, Sabtu (3/2).

Menurut dia, Pancasila itu menjadi kesadaran filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara. Pancasila itu ideologi yang mempersatukan.

“Generasi muda saat ini harus merefleksikan Pancasila dalam kehidupan bersosialisasi mereka sehari-hari untuk mencegah perpecahan dan radikalisme. Radikalisme harus kita tangkal dengan Pancasila sebagai ideologi pemersatu ikatan kita sebagai bangsa Indonesia,” kata Mahfud.

Aktivis Wahid Institute Inayah Wulandari Wahid mengatakan Pancasila adalah intisari dari semua nilai-nilai kearifan yang bersifat universal, sehingga sampai kapan pun Pancasila tidak akan ketinggalan zaman termasuk di tengah generasi milenial saat ini.

“Selama ada manusia dan kemanusiaan, Pancasila akan selalu relevan, karena Pancasila bersumber dari nilai-nilai kebaikan yang universal. Dengan demikian, Pancasila akan selalu sejalan dengan agama apa pun,” kata putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Vokalis Band Kotak Tantri Syalindri Ichlasari mengatakan anak-anak muda saat ini diharapkan terus berkarya dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mereka.

Contohnya, semangat Pancasila tetap dia tanamkan dalam bermusik melalui beberapa lagunya bersama Band Kotak.

“Saya dan teman-teman di Kotak punya perhatian besar terhadap nasionalisme dan Pancasila. Kami menciptakan dua lagu yang bisa menggugah semangat nasionalisme yakni Satu Indonesia dan Merah Putihku,” kata Tantri.

Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi H Serad mengatakan tema Pancasila harus terus digiatkan kepada generasi muda saat ini. Derasnya arus informasi saat ini bisa menjadi ancaman jika tidak dibentengi Pancasila sebagai landasan.

Menurut dia, pihaknya mendorong kaum muda agar bersikap dan bersuara menguatkan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan di lingkungan dan komunitas mereka.

“Hal itu penting karena dalam era kebebasan informasi dan persaingan global saat ini ada banyak ideologi baik dari luar maupun internal yang bisa membelokkan kecintaan kaum muda terhadap warisan budaya dan kearifan yang kita miliki,” kata Primadi.

“Talkshow” bertajuk “Pancasila di Zamanku” dalam rangka “Road to Campuss” itu diselenggarakan Bakti Pendidikan Djarum Foundation bekerja sama dengan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dan Solidaritas Anak Bangsa (Sabang).

“Talkshow” itu dihadiri 3.000 mahasiswa dari delapan perguruan tinggi di Yogyakarta yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Sanata Dharma (USD), UIN Sunan Kalijaga, UPN Veteran Yogyakarta, Institut Seni Indonesia (ISI), dan STIE YKPN. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close