M Natsir: Beri Sanksi Pelaku ‘Bullying’ di Kampus

0
43
Menristek, Natsir
Menristek M. Natsir (Foro: Istimewa)

JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Natsir menegaskan tidak boleh ada “bullying” di lingkungan kampus dan rektor harus memberikan sanksi kepada siapapun yang melakukan tindakan tersebut.

“Tidak boleh ada ‘bullying di kampus, dan rektor harus memberi sanksi” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Natsir di Jakarta, Senin (18/7).

Natsir menghimbau untuk tidak boleh melakukan bullying seperti itu. Karena semua orang memiliki kesamaan hak dalam pendidikan, siapa pun itu, khususnya bagi mereka penyandang disabilitas.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan aksi “bullying” kepada seorang pemuda yang diduga berkebutuhan khusus. Video tersebut ramai beredar di media sosial dan menjadi viral.

Dalam video tersebut tas korban ditarik oleh seorang mahasiswa. Korban pun berusaha melepaskan diri hingga terhuyung. Akhirnya korban berhasil lepas dan sempat melemparkan tong sampah kepada pelaku.

Para mahasiswa lainnya yang melihat kejadian ini bukannya menolong malah ikut menonton sambil bertepuk tangan.
Natsir menegaskan bahwa para penyandang disabilitas harus dilayani sesuai warga yang lain.

“Kalau ada ‘bullying’ semacam ini. Rektorlah yang harus menindak dan rektor sudah bertindak memberikan sanksi tiga orang,” ucap Natsir.

Wakil Rektor III Universitas Gunadarma Irwan Bastian mengungkapkan, saat ini baik terduga pelaku maupun korbannya adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi angkatan 2016.

Para mahasiswa terduga pelaku “bullying” terhadap temannya yang berkebutuhan khusus diketahui berstatus mahasiswa semester dua di Kampus Universitas Gunadarma.

“Peristiwa terjadi di Kampus Universitas Gunadarma yang ada di Kelapa Dua, Depok” kata Irwan menanggapi video tersebut. (HA)

SUMBERAntara
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

menteri agama, lukman hakim saifuddin

Menag Butuh Masukan Ormas Terkait Penghayat Kepercayaan

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membutuhkan masukan dari ormas-ormas keagamaan untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan penghayat kepercayaan. "Sebaiknya terlebih dahulu mendengar...
Soekarwo

Nama Cawagub Khofifah Diumumkan Pekan Ini

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim sekaligus Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengaku sudah mengantongi satu nama calon wakil gubernur (cawagub) pendamping...
Syaiful Huda

PKB Sodorkan Syaiful Huda Jadi Cawagub Emil

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah menyodorkan kadernya untuk menjadi Cawagub Jawa Barat mendampingi Ridwan...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...