Luhut Ajak Korsel Investasi di Sektor Maritim

0
54
Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Korea Selatan Kim Young-choon, Seoul, Selasa (19/12/2017). (foto: dok @kemaritiman)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengajak Korea Selatan untuk dapat meningkatkan investasi di sektor maritim.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (20/12), Luhut yang melakukan kunjungan kerja ke negeri ginseng bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Korea Selatan Kim Young-choon.

Dalam pertemuan tersebut, Luhut mengatakan saat ini pemerintah Indonesia fokus pada pembersihan laut dari sampah plastik.

“Kami mengharapkan hadirnya teknologi dari Korea Selatan dalam proyek ini, termasuk yang sedang kami kerjakan saat ini yaitu pembersihan sungai Citarum yang dikenal sebagai sungai paling kotor di dunia. Sebelumnya tidak ada yang menyentuh hal ini,” katanya.

Luhut berharap ada lebih banyak teknologi Korea Selatan yang bisa dimanfaatkan di bidang kelautan Tanah Air. Ia menawarkan sejumlah potensi investasi seperti pengembangan wisata air dan energi pasang surut di wilayah timur Indonesia.

Mantan Menko Polhukam itu menuturkan investasi-investasi tersebut diharapkan dapat mewujudkan mimpi Indonesia untuk menjadi negara yang bersih dari sampah plastik baik di laut maupun di sungai.

Indonesia sendiri disebut-sebut sebagai negara kedua penghasil sampah plastik laut dunia terbesar setelah China.

“Kami kini sudah memulai dengan program bersih-bersih sampah dan mengolahnya menjadi tenaga listrik di delapan kota besar, Presiden menginginkan kota-kota lain juga bisa melakukan ini,” tuturnya.

Menanggapi tawaran tersebut, Menteri Kim mengaku akan melihat potensi kerja sama kedua negara.

“Saya akan berkunjung ke Indonesia untuk melihat kemungkinan kerja sama yang bisa dilakukan,” ujar Kim.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU