Lampung Siap Sambut Investor Saudi

BANDARLAMPUNG – Pengusaha Arab Saudi yang mengikuti rombongan Raja Salman dalam kunjungannya ke Indonesia Rabu (1/3) siang ini, dikabarkan melirik potensi industri petrokimia atau batu bara. Dan salah satu potensi yang sedang menyiapkan diri adalah Propinsi Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik niat semua pihak yang ingin menanamkan investasinya. Dia mengungkapkan pengusaha Arab berpotensi menanamkan modalnya ke berbagai sektor, khususnya batu bara muda, “ tegas Hayudian Utomo, Kepala Subbagian Perencanaan Dinas Perindustrian Lampung, Rabu (1/2).

Alasan Hayudian,  bahan baku batu bara bisa dibeli dengan murah dan kemudian diolah menjadi barang jadi ataupun setengah jadi.  Intinya kalau memang Kementerian Peridustrian mengarahkan Arab untuk berinvestasi ke sektor petrokimia, maka Pemerintah Provinsi Lampung sangat siap.

Tapi apakah betul investor Saudi berminat investasi ke Lampung, Hayudiono belum bisa memastikan. Yang jelas Lampung mempersiapkan diri.

EDITOR: Yus Arza

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy