Kuasa Hukum Munarman Cabut Praperadilan

DENPASAR – Sidang praperadilan perdana yang menuntut pencabutan status tersangka kasus dugaan fitnah pecalang oleh Juru Bicara FPI Munarman yang sejatinya digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (20/2) pagi berlangsung singkat 30 menit. Kuasa hukum Munarman, Muhammad Zainal Abidin telah memberikan surat permohonan pencabutan gugatan praperadilan yang disampaikan pada Kamis (16/2) ke Pengadilan Negeri Denpasar.

Sidang praperadilan ini hanya diisi pembacaan surat dan menerima permohonan pencabutan praperadilan oleh hakim tunggal Agus Walujo Tjahjono. Kuasa hukum juga tidak menghadiri sidang perdana ini.

Senada, saat diwawancarai sebuah stasiun TV Swasta Nasional via telepon, Senin (20/2) pagi, Kuasa Hukum Munarman, Kapitra Ampera mengungkapkan alasan pencabutan tersebut sebagai review strategi dan masih melihat yang dilakukan Polda Bali tersebut menyalahi azas territorial.

“Yang dilakukan Polda Bali itu menyalahi azas teritorial, substansi perkara pokok tidak dilakukan Munarman karena Munarman tidak pernah menyebarkan video waktu pertemuan di Kompas dan Munarman (saat itu) bertindak sebagai kuasa hukum FPI yang menyampaikan klaim atas diskriminasi pemberitaan Kompas. Secara konstruksi hukum pidana itu tidak memenuhi syarat-syarat,” ujar Kapitra.

EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda