Kronologi Penggerebekan Pesta Seks Kaum Gay di Surabaya Yang Melibatkan Peran FPI

7
1018
Dari kiri ke kanan: Ustadz Abdul Wahid (Sekretaris FPI Surabaya), Habib Mahdi Al Habsyi (Ketua Tanfidz FPI Surabaya), Habib Fahmi Assegaf (Ketua LIF Surabaya), dan Agus Faahruddin (Wali Laskar FPI Surabaya). (Foto: SERUJI/Iwan Y)

SURABAYA – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan pesta seks sejenis atau gay party di Hotel Oval, Surabaya, pada hari Ahad (30/4) dini hari.

Penggerebekan oleh Pihak Kepolisian tersebut adalah tindak lanjut atas laporan Front Pembela Islam (FPI) yang melakukan investigasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Berikut kronologi yang didapatkan SERUJI dari wawancara langsung pada Rabu (3/5) dengan Sekretaris FPI Surabaya Ustadz Abdul Wahid, Ketua LIF (Lembaga Informasi Front Surabaya) Habib Fahmi Assegaf, Ketua Tanfidz FPI Surabaya Habib Mahdi Al Habsyi, dan Agus Faahruddin dari Wali Laskar FPI Surabaya.

Jum’at (28/4) pagi, Admin Fanspage FPI Surabaya mendapat laporan dari masyarakat melalui Direct Message (pesan langsung). Admin tersebut bertempat tinggal di Gresik.

“Laporan tersebut menyebutkan bahwa akan digelar pesta kaum gay di sebuah hotel di Surabaya,” kata Habib Fahmi.

Untuk memastikan laporan, langsung dilakukan verifikasi dengan meminta sumber atas pelaporan tersebut. Pelapor kemudian memberikan link yang mengarah ke sebuah group Facebook kaum homoseksual, yang bersifat tertutup.

Untuk bisa memastikan kebenaran atas laporan tersebut, Habib Fahmi dengan menggunakan identitas palsu join ke grup FB tersebut. Akhirnya didapat kontak blackberry messenger (BBM) penyelenggara.

“Mungkin mereka sudah menganggap hal tersebut bukan illegal, menganggap hal yang biasa. Bahkan saya curiga, kegiatan tersebut sudah biasa diselenggarakan. Saya dapat informasi, hal tersebut umum di Bali,” jawab Habib Fahmi saat ditanya SERUJI kenapa begitu mudah bergabung dengan group tersebut dan mendapatkan pin BBM penyelenggara.

Habib Fahmi menjelaskan setelah bergabung dalam group tersebut, ia mendapatkan banyak informasi terkait rencana penyelenggaraan pesta seks kaum Gay tersebut, termasuk informasi yang memberitahukan bahwa lokasi dan nama tempat penyelenggaraan akan diumumkan melalui BBM 3 jam sebelum acara.

“Sengaja diumumkan berdekatan dengan waktu dimulainya pesta, mungkin untuk menghindari pelacakan dari kepolisian. Pada waktu-waktu sebelumnya, panitia hanya menginformasikan bahwa tempat penyelenggaraan adalah daerah dekat bonbin (kebon binatang, red),” jelas Habib Fahmi.

Sabtu (29/4), menjelang pukul 6 sore, masuk pesan BBM ke Habib Fahmi yang telah menyamar di group FB.

Pesan tersebut menginformasikan lokasi dan jadwal pesta seks kaum Gay yang akan berlangsung hari itu juga di Hotel Oval Surabaya.

“Party xxx tgl 29-04-2017 akan diadakan mulai pukul 19,00 wib di hotel Oval jl Diponegoro Kamar 314 lantai 3. Jika membawa motor parkir lewat jl setail  Utk informasi bisa hubungi 085xxxxxxx,” bunyi pesan yang diterima Habib Fahmi.

Dalam pesan tersebut juga disebutkan berbagai aturan dalam mengikuti pesta, diantaranya larangan mengaktifkan HP dan membawa kamera ke kamar tempat pesta dilakukan serta penjelasan acara akan berakhir hingga Ahad (30/4) pukul 6 pagi.

Berdasarkan bunyi pesan tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa memang benar pesta seks kaum Gay jadi diselenggarakan.

“Kami, DPW FPI Surabaya melaporkan ke FPI Jatim, dan kemudian FPI Jatim melaporkan dan berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian,” ungkap Habib Fahmi.

Sabtu (29/4) bagda Magrib, dilakukan rapat di kantor DPW FPI Jatim di Surabaya.

“Setelah mendapatkan cukup banyak informasi, kami rapat di sini, untuk atur strategi,” kata Habib Mahdi Al Habsyi.

Hasil dari rapat tersebut diputuskan;

  1. Karena sudah dilaporkan kepada polisi, maka Laskar FPI hanya memantau saja, tidak boleh main hakim sendiri. Serahkan wewenang kepada polisi untuk menggerebek dan membubarkannya,
  2. Bila polisi tidak datang pada malam itu, maka laskar FPI yang akan menangkap mereka dan menyerahkannya kepada polisi.

“Alhamdulillah, kami sudah merasa tenang bahwa FPI Jatim telah berkoordinasi dengan Kepolisian, dan Kepolisian siap melakukan penggerebekan,” jelas Habib Mahdi Al Habsyi.

Sabtu (29/4) pukul 8 malam, Sekretaris FPI Surabaya, Ustadz Abdul Wahid yang ditunjuk sebagai koordinator lapangan berangkat menuju Hotel Oval, yang terletak di jalan Diponegoro, Surabaya, tidak jauh dari Kebun Binatang Surabaya.

“Kami berangkat dari sini, Sabtu, jam 8 malam. Dengan pasukan berjumlah 40 orang, yang berdatangan secara bertahap, untuk kemudian langsung mengepung Hotel Oval. Kami sengaja tidak mengenakan jubah putih agar mudah untuk membaur dan tidak menimbulkan curiga,” ungkap Ustadz Abdul.

Lebih lanjut Ustadz Abdul Wahid menjelaskan bahwa FPI awalnya berencana untuk mengirim 2 orang untuk masuk mendaftar sebagai peserta pesta tersebut, namun atas pertimbangan keselamatan kedua orang tersebut, rencana dibatalkan.

“Akhirnya kami putuskan untuk menyewa kamar sendiri di hotel tersebut, agar bisa leluasa melakukan pemantauan,” kata Ustadz Abdul.

Sebanyak 3 orang anggota FPI ditugaskan masuk ke dalam hotel, mereka masuk sekitar jam 9 malam. Mereka mengumpulkan informasi dengan menyisir lokasi, kemudian memberikan informasi tersebut kepada pasukan yang berjaga-jaga di luar,

“Semua informasi tentang situasi di dalam hotel itu yang di luar pada tahu semua, karena ada orang di luar yang bertugas menyebarkan informasi yang diterima dari utusan di dalam hotel,” terang ustadz Abdul.

Utusan FPI yang berada di dalam pun juga menginformasikan kamar mana saja yang dilakukan untuk kegiatan pesta gay tersebut selain kamar no 314.

Berdasarkan penyelidikan akhirnya diketahui bahwa kamar nomor 203 juga digunakan untuk kegiatan maksiat tersebut.

Sabtu (29/4) sekitar pukul 11 malam, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya baru datang ke Hotel Oval.

Habib Fahmi menjelaskan tidak berapa lama tampak Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga datang ke lokasi. Intel FPI lantas menginformasikan kepada AKBP Shinto bahwa Laskar FPI sudah siaga di sekitar lokasi hotel.

“Terima kasih atas laporannya,” kata Habib Fahmi menirukan ucapan Shinto.

Menurut penjelasan Ustadz Wahid, setelah itu ia melihat Kapolrestabes Surabaya Kombes Muhammad Iqbal juga datang setelah Shinto Silitonga.

“Melihat banyak orang di luar, Iqbal sempat bertanya, “Ini dari mana?”, saya jawab dari FPI,” ungkap Ustadz Wahid.

Mendapat penjelasan tersebut, Kapolrestabes mengingatkan agar FPI tidak perlu naik ke atas Hotel dan terlibat dalam penggerebekan.

“Sudah.. sudah… kalian gak usah ikut ke lantai atas, kalau sampai ikut nanti saya kasih pasal.. dengan alasan menghambat penyelidikan, karena tim kami yang di atas kini sedang melakukan penyelidikan. Jadi, FPI tidak perlu ikut-ikut, serahkan kepada kami,” kata Iqbal saat itu sebagaimana diterangkan Ustadz Wahid.

Minggu (30/4) pukul 00.15 dini hari, terjadilah penggerebekan di kamar nomor 314 dan 203 Hotel Oval oleh Pihak Kepolisian.

Sebanyak 14 orang diamankan, yang kemudian 8 orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut pantauan SERUJI, pada hari Rabu (3/5) sore, suasana Hotel Oval masih tampak sepi, dimana-mana terlihat security hotel.

Pihak DPW FPI Surabaya telah mendokumentasikan foto-foto dan video-video di dalam hotel sebelum penggerebekan. Salah satu videonya sempat diperlihatkan kepada SERUJI, dimana terlihat para peserta yang membawa tas mulai berdatangan ke Hotel Oval.

 

EDITOR: Harun S

7 KOMENTAR

  1. Very nice FPI.. two thumbs up always..
    Semoga intel dan infiltran2 fpi semakin maju dan senantiasa dimudahkan ALLAH SWT dlm menjalankan amar ma’ruf dan nahi munkar, Aaaaamiin..

  2. Setiap aksinya FPI biasanya lapor Polisi dulu, tapi kadang2 Pak Pol gak respon. Makanya FPI langsung turun tangan. Untuk yg ini, Alhamdulillah Pak Pol cepat respon…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Manchester City Pastikan ke Final Piala Liga

BRISTOL, SERUJI.CO.ID - Manchester City mencapai final Piala Liga, menghancurkan harapan-harapan tim divisi kedua Bristol City untuk menorehkan kejutan, ketika tim pemuncak klasemen Liga Inggris...

Aaron Lennon Pindah ke Burnley

LONDON, SERUJI.CO.ID - Pemain sayap Inggris Aaron Lennon melengkapi kepindahannya ke Burnley dari Everton dengan biaya transfer yang tidak diumumkan pada Selasa (23/1), menjadi rekrutan...

Mascherano Akan Tinggalkan Barcelona

MADRID, SERUJI.CO.ID - Gelandang Barcelona Javier Mascherano akan meninggalkan klub itu setelah tujuh setengah tahun berkiprah di Nou Camp, kata sang pemuncak klasemen Liga Spanyol...

Kumpulkan Infaq Rp 622 Juta, ASN Bone Bolango Catat Rekor MURI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) mencatat rekor infak dari aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, sebesar Rp622 juta...

Kiai Asep: Walau Dikasih Gunung Emas, Tidak Akan Goyah Dukung Khofifah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Setelah pertemuan antara calon Wakil Gubernur (cawagub) Jatim, Puti Soekarno dengan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), berhembus kabar bahwa Gus Sholah...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Kerinduan Hati Orang Beriman

Aljaar qablal daar (mencari tetangga sebelum mencari rumah) Ungkapan tersebut di atas sangatlah dalam maknanya. Jika disesuaikan dengan permasalahan kemasyarakatan maka dapat memberi pemahaman, bila...
ilustrasi orang marah (Foto: Istimewa)

Suka Marah-Marah? Waspada Gangguan Psikologis Akut

Apakah kita suka marah-marah? Mudah marah? Gampang tersulut emosi? Gampang meledak-ledak? Cobalah untuk cek, apakah emosi yang kita miliki tergolong normal dan wajar? Ataukah kita...

Abu Dzar al Ghifari, Kemilau di Antara Sarang Penyamun

Abu Dzar al Ghifari merupakan salah satu sahabat yang pertama memeluk islam yang disebut “assabiqunal awwalun”. Dia berasal dari bani Ghifar, sebuah suku yang...