KPU Sumbar Siap Hadapi Sidang PHPU di MK

PADANG, SERUJI.CO.ID – Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat, Izwaryani, menyatakan, pihaknya siap menghadapi sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan hasil Pemilu Legislatif di daerah itu.

“Kita akan menjalani sidang perdana pada Kamis 11 Juli 2019 dan saat ini kita sudah menyiapkan segala sesuatunya,” katanya.

Ia mengatakan, pihak kuasa hukum KPU Sumbar akan memberikan bahan kepada MK dua hari sebelum pelaksanaan sidang dan sejauh ini persiapan sudah dilakukan tim hukum dengan baik.

“Kita siap untuk menghadapi segala gugatan hasil pelaksanaan pemilu nantinya. Kita optimistis dapat mempertahankan rekapitulasi hasil pemilu yang telah dilakukan,” katanya.

Sebelumnya KPU Sumatera Barat menghadapi sembilan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) dalam pelaksanaan Pemilu 2019 di daerah tersebut.

Izwaryani mengatakan, ada sembilan gugatan tersebut terkait dengan pemilihan umum anggota legislatif.

Untuk hasil pemilu anggota DPR RI ada dua partai yang melayangkan gugatan, yakni PDI Perjuangan dan Partai Berkarya, sedangkan pemilu anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat ada satu partai yang melayangkan gugatan, yakni Partai Amanat Nasional.

“Sisanya pemilu anggota legislatif di tingkat kabupaten dan kota,” katanya.

Menurutnya, partai peserta pemilu melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terhadap KPU Provinsi Sumbar karena perolehan hasil yang ditetapkan tidak sesuai dengan yang mereka lakukan.

“Mereka mengklaim memiliki total suara yang lebih banyak dari yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Sumbar, bahkan mereka menyatakan memiliki bukti,” katanya.

Ia menyayangkan hal tersebut karena jika peserta pemilu keberatan dengan hasil perolehan seharusnya mereka mempersoalkan ini saat rekapitulasi perolehan pemilu lalu.

“Dalam rekapitulasi mereka diam saja, dan sekarang mereka mengklaim memiliki bukti jumlah suara mereka lebih banyak. Mereka tentu berhak untuk melayangkan gugatan dan kami saat ini terus mempersiapkan diri,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Menko Puan Maharani Dapat Kehormatan Saksikan Prosesi Pembuatan Kiswah Ka’bah

Diungkapkan Agus Maftuh, hadiah tersebut berupa kesempatan menyaksikan dari dekat prosesi pembuatan Kiswah atau kain penutup Ka’bah di Mekkah al-Mukarramah, pada Senin (29/4) lalu.