KPU Jamin Kotak Suara Berbahan Karton Kuat dan Kedap Air

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum RI berencana menggunakan kotak suara Pemilu 2019 berbahan dasar karton kedap air yang sangat kuat terhadap tekanan atau desakan beban yang berat.

“Dalam peraturan kotak suara harus transparan. Maka dalam Rancangan PKPU, kami akan menggunakan kotak suara terbuat dari karton kedap air yang pada salah satu sisinya transparan, seperti kaleng kerupuk,” kata Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi dalam acara uji publik Rancangan PKPU terkait Pemilu 2019, di Gedung KPU RI, Jakarta, Senin (19/3).

Pramono mengatakan ketahanan kotak suara karton itu terhadap air telah diuji coba. Dia mengatakan kotak suara tidak akan kemasukan air, jika terkena hujan, atau jatuh ke sungai dan laut.

Dari segi ketahanan, kotak suara itu sudah diuji coba dengan diduduki bobot 80 kilogram, namun tidak reyot. Dokumentasi uji coba ketahanan kotak suara karton ini sudah beredar di media massa sejak tahun lalu.

“Jadi dari sisi kekuatan sangat bagus. Kalau dari sisi benturan, bahkan sebenarnya kalau berbahan aluminium jatuh ke aspal tetap saja peyot. Tapi intinya dalam kondisi normal jika ada desakan dan tekanan ini sangat kuat,” jelas Pramono.

KPU RI juga telah menyiapkan segel kotak suara berjenis brittle paper stiker untuk memastikan kotak suara aman dari manipulasi. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.