KPU Bekasi Tingkatkan Sistem Pengamanan Siber Pasca Pembajakan

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi, Jawa Barat, tengah meningkatkan pengamanan terhadap ancaman kejahatan siber yang ingin mengacaukan pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

“Kami masih mengupayakan peningkatan proteksi terhadap jaringan online kami,” kata Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni di Bekasi, Rabu (16/5).

Hal tersebut dikatakannya untuk menyikapi pembajakan atas laman resmi KPU Kota Bekasi, yang sejak Senin (14/5), tidak bisa diakses publik.

Pembajakan terhadap laman resmi KPU Kota Bekasi itu nampak dari tampilan layar yang berlatar belakang warna hitam bertuliskan huruf kapital “TUSBOL?”.

Pengakses laman tersebut selanjutnya akan melihat laman berubah menjadi latar berwarna putih dengan tulisan “Indonesia Freedom Security”.

Pembajak yang mengatasnamakan Cyber Team Cirebon menyertakan alamat surat elektroniknya di halaman tersebut.

Nurul mengatakan, sebelum kejadian ini sudah beberapa kali laman KPU Kota Bekasi menjadi percobaan pembajakan.

“Sudah beberapa kali mendapat percobaan pembajakan dan yang kali ini tengah kami pulihkan,” katanya.

Menurut Nurul, pelaku pembajakan situs resmi tersebut diduga kuat bermotivasi menggangu tahapan Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Sebab melalui laman itu kami juga manfaatkan sebagai media informasi perihal tahapan juga kegiatan-kegiatan KPU kepada warga. Dengan tertutupnya akses laman ini, tentu saja warga menjadi kesulitan mengakses informasi,” katanya.

Nurul mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan agar laman bisa segera dipulihkan, sehingga akses informasi masyarakat tidak lagi terganggu. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER