close

KPK Minta Kewenangan Usut Korupsi Swasta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif meminta agar lembaga yang dipimpinnya mendapat kewenangan mengusut korupsi swasta yang tertuang dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

“Dalam KUHP harus ada pasal yang mengatakan bahwa KPK juga memiliki kewenangan penanganan tindak pidana korupsi swasta,” kata Laode di Jakarta, Sabtu (20/1).

DPR saat ini sedang memfinalisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP yang menyepakati tindak pidana korupsi sektor swasta yaitu yang murni dilakukan oleh pihak swasta tanpa mengikutsertakan penyelenggara negara dimasukkan dalam KUHP.

Sebenarnya korupsi sektor swasta sudah masuk dalam UU No 7 tahun 2006 mengenai Ratifikasi Konvensi PBB Antikorupsi (UNCAC) tapi dalam legislasinya masih banyak kekurangan sehingga pada RUU KUHP akan mengatur hal tersebut tapi penegak hukum yang berwenang untuk melakukan penindakan terhadap korupsi sektor swasta hanya Polri dan kejaksaan, katanya.


KPK, katanya, tidak dimasukkan sebagai penegak hukum yang bisa mengusut korupsi tingkat swasta karena UU KPK no 30 tahun 2002 hanya memberikan kewenangan terhadap dugaan tindak pidana korupsi oleh penyelenggara negara.

“Dalam KUHP sebelumnya yang merupakan peninggalan Belanda, tidak diatur kewenangan untuk mengusut korupsi di sektor swasta,” katanya.

“Jika korupsi sektor swasta hanya dapat diinvestigasi oleh Polri dan kejaksaan adalah suatu kesalahan/kebodohan berpikir karena tidak ada alasan filosofi/sosial/legal yang dapat membenarkan hal tersebut,” lanjutnya.

KUHP Indonesia nanti akan jadi bahan tertawaan karena KPK dilarang menyidik/menuntut korupsi sektor swasta padahal semua lembaga anti korupsi negara lain seperti ICAC, CPIB, SFO, FBI, SPRM dll melakukan penyidikan korupsi sektor swasta dan sektor publik, ujar Laode. (Ant/SU03)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Moeldoko: Ada Kelompok Akan Ciptakan Kerusuhan dengan Ciptakan Martir pada Aksi 22 Mei

"Kelompok teroris, kelompok yang ingin membuat trigger, menjadikan martir ya, sehingga menjadi titik awal melakukan anarkis," kata Moeldoko

Pengamat: Kebijakan Zonasi PPDB Akan Hilangkan Semangat Anak Raih Prestasi

Zaenal mengatakan dalam PPDB tahun ini murni berdasarkan jarak calon siswa dengan sekolah, tanpa mempertimbangkan nilai akademik yang diraih seorang siswa.

KPU RI Sahkan Rekapitulasi Riau, Prabowo Menang Selisih 726.574 Suara dari Jokowi

Berdasarkan pemaparan, angka perolehan suara yang disampaikan oleh Ketua KPU Privinsi Riau Ilham M Yasir, pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf, meraih total 1.248.713 suara. Sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh total 1.975.287 pemilih.

Bantah Tuduhan Makar, Lieus Sungkharisma Tegaskan Tak Akan Jawab Pertanyaan Polisi

"Pokoknya saya hadapi semua. Pokoknya saya sudah bilang polisi, saya tidak akan jawab satu patah katapun," ujar Lieus

Nilai Polisi Tidak Adil, Lieus Sungkharisma: Baru 2 Kali Dipanggil Langung Diborgol

"Baru dua kali dipanggil kok langsung diborgol begini, tidak adil ini namanya. Saya tidak akan menjawab satu patah kata pun pertanyaan polisi," kata Lieus

Dua Kali Tak Hadiri Penggilan Penyidik, Lieus Sungkharisma Ditangkap Polisi

"Ya benar ditangkap. Kasus ini merupakan limpahan dari Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya dan sudah dilimpahkan ke Ditreskrimum," kata Argo.

KPU RI Sahkan Rekapitulasi Riau, Prabowo Menang Selisih 726.574 Suara dari Jokowi

Berdasarkan pemaparan, angka perolehan suara yang disampaikan oleh Ketua KPU Privinsi Riau Ilham M Yasir, pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf, meraih total 1.248.713 suara. Sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh total 1.975.287 pemilih.

Walau Hadir Pleno KPU, Saksi BPN Tegaskan Tak Akan Tandatangani Rekapitulasi Suara

Saksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Azis Subekti mengatakan tidak akan menandatangani berkas rekapitulasi suara Pemilu 2019 dari seluruh provinsi di Indonesia.

Bukti Hanya Berupa Print dan Link Berita, Bawaslu Tolak Laporan BPN Prabowo Soal TSM

Bukti yang diajaukan BPN dalam kasus tersebut hanya berupa hasil cetak atau 'print out' berita media daring, dan link berita.

Kedubes Rusia dan Inggris Keluarkan Peringatan Bagi Warganya Jelang Pengumuman KPU

Kedutaan Besar Rusia dan Inggris di Jakarta memberi peringatan terhadap warga negaranya untuk menghindari area yang akan dijadikan untuk demonstrasi menjelang pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei mendatang.

TERPOPULER

Rekapitulasi 33 Provinsi Selesai: Menang di 20 Provinsi, Jokowi Unggul 55,37 Persen

Jokowi-KH Ma'ruf berhasil meraih dukungan rakyat di 33 provinsi sebanyak 84.437.371 suara, atau 55,37 persen dari total suara sah yang berjumlah 152.506.924 suara.

Soal Hasil Pemilu, Jubir PKS Muda: Jika Ada Dugaan Kecurangan, Tempuh Jalur Sesuai Koridor

Menurut Andriyana, jika terdapat bukti yang cukup kuat terkait adanya dugaan kecurangan pemilu, maka pembuktiannya dapat menempuh jalur yang sudah ditentukan.

Rekapitulasi KPU Papua Selesai: Jokowi Menang Telak, Selisih 2,6 Jutaan Suara dari Prabowo

Dari hasil rekapitulasi tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf menang telak dengan selisih 2.690.361 suara dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Lima Macam Riba Yang Diharamkam