KPAI Kutuk Penganiayaan Guru Terhadap Siswa Pangkalpinang

0
332
Kekerasan guru
Kekerasan di sekolah (ilustrasi)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras terjadinya penganiayaan siswa oleh oknum guru bernama Ma’in di salah satu SMP di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung.

“Ini sudah masuk kategori penganiayaan berat, karena tidak sekadar ditampar, tetapi siswapun dibenturkan kepalanya ke dinding. Diduga akibat benturan tersebut, ananda korban mengalami sakit di kepala,” kata Komisioner KPAI bidang pendidikan Retno Listyarti melalui siaran pers yang diterima SERUJI di Surabaya, Senin (6/11).

Dia mengatakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah itu dipicu hal sepele karena siswa tersebut memanggil guru tanpa menyertakan kata yang sesuai di depan nama sang pengajar.

“Karena korban dianggap ‘kurang ajar’ dengan sengaja memanggil nama si guru tanpa menggunakan kata ‘Pak’,” kata dia.

Korban, kata dia, yaitu siswa berinisial RHP kini terbujur lemah di IGD RSUD Kota Pangkalpinang setelah menjadi korban pemukulan guru tersebut.

Selain sadis, kata dia, oknum guru itu melakukan aksi kekerasannya di hadapan siswa yang lain dan bahkan sempat upaya dilerai oleh siswa yang lain, tetapi sang guru malah makin meningkatkan aksi kekerasannya, bahkan terjadi juga pelemparan kursi.

“Guru semacam ini sangat membahayakan bagi keselamatan psikologis dan fisik anak-anak karena tak mampu mengontrol emosi. Yang bersangkutan harus dievaluasi secara kepegawaian oleh dinas terkait apakah masih patut menjadi guru atau tidak,” kata dia.

Kata Retno, KPAI hari ini akan melakukan pengawasan langsung dengan menemui Mendikbud RI dan jajarannya di Kantor Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan pada Senin (6/11).

Pertemuan dengan jajaran pejabat Kemdikbud sangat mendesak karena dalam 4 bulan terakhir, bidang pendidikan KPAI banyak menerima pengaduan terkait kasus kekerasan di pendidikan,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia, penanganan kasus kekerasan di sekolah mencapai angka 34% dari total kasus yang diterima terhitung sejak pertengan Juli – awal November 2017. Adapun wilayah kejadian meliputi DKI Jakarta, Sukabumi, Indramayu, Bekasi, Bangka Belitung, Kota Medan, Padangsidempuan, Muaro Jambi, Lombok Barat, Aceh, dan lain-lain.

Menurutnya, pertemuan dengan jajaran Mendikbud penting dilakukan untuk melakukan koordinasi secara penanganan kepegawaian bagi guru pelaku.

“Selain itu, koordinasi dengan Dinas Pendidikan daerah juga penting dilakukan terkait evaluasi Sekolah Ramah Anak (SRA),” ujarnya.

KPAI, lanjut dia, akan berkoordinasi dengan Kementerian PPPA, Dinas PPA (Perempuan dan Perlindungan Anak), dan P2TP2A Pangkal Pinang untuk membantu pemulihan trauma healing bagi korban secara psikologis.

“Jika diperlukan pendampingan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), apabila keluarga membawa kasus ini ke jalur hukum maka KPAI juga siap berkoordinasi dengan LPSK,” pungkasnya.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Masih Belum Temukan 12 Surat Tanah, PLN Area Dumai Akan Urus Surat Pengganti

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Setelah berusaha mencari dan dua kali berturut-turut PT PLN (Persero) Area Dumai mengumumkan kehilangan sejumlah Sertifikat dan Surat Tanah lewat media,...
Mobil Perpus

Mobil Prestasi Muamalat Menarik Minat Baca Anak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dalam upaya menumbuhkan kembali minat baca dikalangan pelajar, PKPU Human Initiative bekerjasama dengan Mobil Prestasi Muamalat memberikan fasilitas Mobil perpustakaan keliling,...

Setelah Bertemu Puan Diam-Diam dan Kunjungi Ketum PAN, Hari ini Prabowo Gerilya ke SBY

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto terus melakukan gerilya politik sepajang sore hingga malam kemarin, Selasa (17/7). Prabowo yang sudah dipastikan maju...
Prabowo dengan kucing

Viral Foto Prabowo dengan Kucing, Warganet: Ke Hewan Saja Sayang, Apalagi ke Rakyatnya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Foto Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang memberi makan seekor kucing saat sedang menyantap hidangan bersama koleganya, viral di media...

Gubernur Ganjar Pranowo Melepas Calon Haji Jateng-DIY Hari Ini

BOYOLALI, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 34.112 jemaah calon haji asal Jawa Tengah dan DIY diberangkatkan ke tanah suci hari ini, Selasa (17/7). Upacara pelepasan yang...