Komisi III DPR RI Minta KPK Segera Menindaklanjuti Kasus Korupsi Yang Mangkrak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi III DPR RI minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  segera menindaklanjuti kasus-kasus korupsi yang mangkrak dan korupsi yang dalam prosesnya terkesan perlakuan istimewa, karena masyarakat luas menaruh harapan besar kepada KPK dapat menegakkan hukum secara transparan dan berkeadilan.

Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, mengatakan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (2/7), menyikapi masih banyaknya kasus-kasus korupsi yang ditangani KPK tapi belum selesai hingga tuntas, padahal masa tugas pimpinan KPK sudah akan berakhir pada Desember 2019.

Masinton menyebut, beberapa kasus korupsi yang masih menjadi sorotan masyarakat misalnya, kasus dugaan korupsi mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, ES, dan kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II, yang melibatkan mantan direktur utamanya, RJL.

Masinton juga menyebut, adanya sinyalemen perlakuan istimewa pada kasus korupsi mantan Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, BS.

“Dalam kasus ini, BS sudah divonis oleh Pengadilan Tipikor, tapi KPK belum mengembangkan kasusnya terhadap pihak-pihak lainnya yang diduga terlibat,” katanya.

Menurut Masinton, kalau KPK mengembangkan lagi kasus korupsi yang telah menjatuhkan vonis kepada BS, dirinya optimistis masih ada pihak lain yang terlibat dapat dapat menjadi tersangka.

“Namun, kasus korupsi di Kabupaten Tapanuli Tengah ini tidak ditindaklanjuti oleh KPK. Padahal, kelompok masyarakat dari Sumatera Utama, sudah beberapa kali melakukan unjuk rasa di depan kantor KPK di Jakarta, meminta agar kasus korupsi di Tapanuli Utara diusut tuntas,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menambahkan, dirinya dan sejumlah anggota Komisi III DPR RI sudah menanyakan kepada pimpinan KPK soal kasus-kasus korupsi yang mangkrak dan kasus korupsi di Tapanuli Tengah, pada saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan pimpinan KPK, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (1/7), tapi belum mendapat jawaban memuaskan.

“Saya akan menanyakannya lagi pada RDP dengan KPK pada kesempatan berikutnya,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER