Ketua MK Anggap Almarhum Irfan Seperti Anak Sendiri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menyebutkan kesannya terhadap putra Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, Mohammad Irfan yang dianggapnya sudah seperti anak sendiri.

“Saya itu dengan almarhum (Irfan) sudah kayak anak sendiri karena saya dengan bapaknya almarhum, Hatta Ali (menganggap) sudah kayak kakak sendiri, sudah kayak keluarga sendiri,” ujar Anwar di TPU Karet Bivak Jakarta, Sabtu (22/6).

Anwar mengenang sosok Irfan sebagai anak yang sholeh dan luar biasa sayang kepada kedua orang tuanya.

“Saya dan keluarga saya tentu saja merasa kehilangan, tetapi beliau ternyata lebih disayang Allah dibanding kita,” ujar Anwar.

Selain Anwar, pemakaman almarhum Mohammad Irfan tampak dihadiri oleh mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, jajaran hakim Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK), anggota komunitas touring, teman-teman dan kerabat.

Mohamad Irfan Ali lahir di Jakarta, 11 November 1978.

Ia meninggal dalam kecelakaan bermotor tunggal saat melakukan “touring” di Namibia, Afrika bagian selatan.

Dari riwayat hidup yang dibacakan sebelum pemakanan, almarhum mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Makassar dan Pascasarjana Universitas Indonesia.

Sepanjang hidupnya, almarhum dikenal menjadi komisaris di sejumlah perusahaan di antaranya PT Mandala Putra Prima, PT Nurbaitullah Tour and Travel dan perusahaan telekomunikasi, Telkomsel dari tahun 2018 hingga saat ini.

Mohamad Irfan Ali meninggalkan istri dan tiga orang anak laki-laki.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER