Ketua DPD Serukan Generasi Muda Berpikir Kreatif dan Positif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, atau disingkat OSO menyerukan generasi pemuda untuk berpikir kreatif dan positif, maju, serta mandiri sehingga menjadi sumber daya manusia berkualitas dan berkontribusi pada kemajuan negara.

“Generasi muda harus dibiarkan berkreasi dan berinovasi yang positif,” kata OSO, panggilan akrabnya, melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (1/3).

Menurut OSO yang juga Ketua Umum DPP Partai Hanura, dirinya berasal dari keluarga miskin tetapi tidak berjiwa miskin, dan dirinya berpikiran dan bertekad untuk maju.

Ia mengemukakan dirinya tidak hanya belajar dari buku tetapi banyak belajar dari pengalaman nyata yang membuatnya mandiri dan memiliki jiwa kewirausahaan.

“Pengalaman nyata itu guru kehidupan yang sebenarnya,” katanya saat memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa dan sivitas akademika di kampus Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kaliman Barat, Rabu (28/2).

Ia juga memotivasi para mahasiswa untuk berpikir kreatif dan positif, maju, serta bersikap mandiri.

Sebagai generasi muda, kata dia, para mahasiswa harus kreatif, berinovasi, dan tidak terbelenggu dalam kehidupan kampus.

Pada kesempatan tersebut, Oesman juga mengingatkan sivitas akademika bahwa pendidikan di kampus jangan sampai membelenggu kreativitas dan inovasi mahasiswa.

“Pemikiran yang ada di kampus harus bisa menjadi suatu produk dan dibawa ke luar kampus, melalui pemikiran, diskusi, riset, yang ada sasaran dan hasilnya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.