Ketika Ibu Negara Bicara Bahaya Narkoba pada Pelajar

27

KARANGANYAR – Hujan deras yang mengguyur kawasan Karanganyar, Surakarta pada Selasa (21/2) tak menyurutkan semangat siswa siswi SMP dan SMA se Kabupaten Karanganyar untuk menghadiri acara Sosialisasi Anti Narkoba, Kekerasan Seksual dan Pornografi di Gedung Dharma Wanita Karanganyar, Surakarta.

Acara yang dihadiri lebih dari 1000 undangan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, OASE Kabinet Kerja (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja), Badan Narkotika Nasional (BNN), Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar serta PKBM Pioneer.

Antusias siswa/i untuk mengikuti acara sudah terlihat sejak pagi. Meski pengamanan cukup ketat karena dihadiri oleh Ibu Negara, Hj. Iriana Joko Widodo, siswa/i  tertib antri memasuki tempat acara. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu ‘Sehat Tanpa Narkoba’.

Meski hari sudah beranjak siang, semangat siswa/i mengikuti acara tak terlihat surut. Terlebih ketika Ibu Negara, Hj. Iriana Joko Widodo didampingi Ibu wakil presiden, Hj. Mufidah Jusuf Kalla serta rombongan anggota OASE-KK yaitu para istri Menteri Kabinet Kerja memasuki tempat acara.

Kedatangan Ibu Iriana merupakan rangkaian kunjungan kerja di kabupaten Karanganyar. Dalam kesempatan itu, Ibu Iriana mengingatkan tentang bahaya narkoba untuk pelajar serta turut mendukung sosiaslisasi Anti Narkoba, Kekerasan Seksual dan Pornografi yang tengah digencarkan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kepada ratusan siswa yang hadir, Ibu Iriana membagikan puluhan buku dengan hadiah utama berupa tiga buah sepeda.

Kehebohan terjadi saat Ibu Iriana meminta tiga orang siswa yang berani maju ke atas panggung. Tiba-tiba belasan siswa langsung berlarian ke atas panggung agar bisa mendapatkan kesempatan tersebut. ”Saya minta tiga orang kok jadi banyak. Tidak apa-apa, tapi saya hanya menyiapkan tiga sepeda lho ya, selebihnya dapat buku,” ujar Ibu Iriana.

Ibu Iriana lantas menyeleksi siswa yang berhak mendapatkan sepeda dengan memberikan pertanyaan seputar materi acara. ”Bagaimana mencegah agar tidak terkena narkoba?”

“Pencegahan narkoba bisa dilakukan dari keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk menghindari hal-hal buruk. Bersama keluarga kita bisa mencegah agar tidak terkena narkoba. Dan yang terpenting, kita harus mengatakan tidak pada narkoba,” kata salah satu siswi SMA yang disambut tepuk tangan dan berhak mendapatkan sepeda.

Acara bersama Ibu Negara ditutup dengan deklarasi bersama siswa-siswi se Kabupaten Karanganyar untuk berkomitmen menolak narkoba.

EDITOR: Yus Arza

 

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama