Ketika Ibu Negara Bicara Bahaya Narkoba pada Pelajar

KARANGANYAR – Hujan deras yang mengguyur kawasan Karanganyar, Surakarta pada Selasa (21/2) tak menyurutkan semangat siswa siswi SMP dan SMA se Kabupaten Karanganyar untuk menghadiri acara Sosialisasi Anti Narkoba, Kekerasan Seksual dan Pornografi di Gedung Dharma Wanita Karanganyar, Surakarta.

Acara yang dihadiri lebih dari 1000 undangan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, OASE Kabinet Kerja (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja), Badan Narkotika Nasional (BNN), Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar serta PKBM Pioneer.

Antusias siswa/i untuk mengikuti acara sudah terlihat sejak pagi. Meski pengamanan cukup ketat karena dihadiri oleh Ibu Negara, Hj. Iriana Joko Widodo, siswa/i  tertib antri memasuki tempat acara. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu ‘Sehat Tanpa Narkoba’.

Meski hari sudah beranjak siang, semangat siswa/i mengikuti acara tak terlihat surut. Terlebih ketika Ibu Negara, Hj. Iriana Joko Widodo didampingi Ibu wakil presiden, Hj. Mufidah Jusuf Kalla serta rombongan anggota OASE-KK yaitu para istri Menteri Kabinet Kerja memasuki tempat acara.

Kedatangan Ibu Iriana merupakan rangkaian kunjungan kerja di kabupaten Karanganyar. Dalam kesempatan itu, Ibu Iriana mengingatkan tentang bahaya narkoba untuk pelajar serta turut mendukung sosiaslisasi Anti Narkoba, Kekerasan Seksual dan Pornografi yang tengah digencarkan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kepada ratusan siswa yang hadir, Ibu Iriana membagikan puluhan buku dengan hadiah utama berupa tiga buah sepeda.

Kehebohan terjadi saat Ibu Iriana meminta tiga orang siswa yang berani maju ke atas panggung. Tiba-tiba belasan siswa langsung berlarian ke atas panggung agar bisa mendapatkan kesempatan tersebut. ”Saya minta tiga orang kok jadi banyak. Tidak apa-apa, tapi saya hanya menyiapkan tiga sepeda lho ya, selebihnya dapat buku,” ujar Ibu Iriana.

Ibu Iriana lantas menyeleksi siswa yang berhak mendapatkan sepeda dengan memberikan pertanyaan seputar materi acara. ”Bagaimana mencegah agar tidak terkena narkoba?”

“Pencegahan narkoba bisa dilakukan dari keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk menghindari hal-hal buruk. Bersama keluarga kita bisa mencegah agar tidak terkena narkoba. Dan yang terpenting, kita harus mengatakan tidak pada narkoba,” kata salah satu siswi SMA yang disambut tepuk tangan dan berhak mendapatkan sepeda.

Acara bersama Ibu Negara ditutup dengan deklarasi bersama siswa-siswi se Kabupaten Karanganyar untuk berkomitmen menolak narkoba.

EDITOR: Yus Arza

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER