Kepala BNPB: Hoaks Bencana Alam Timbulkan Kerugian Triliunan Rupiah

0
11
  • 6
    Shares
Hoax
Penyebaran pesan hoax (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áKepala Badan Penanggulanan Bencana Nasional (BNPB), Willem Rampangilei mengatakan, kabar bohong atau hoaks terkait bencana alam dapat menimbulkan kerugian materiil hingga triliunan rupiah.

Willem lalu mencontohkan saat kejadian erupsi Gunung Agung di Bali tahun 2017-2018. Saat itu, banyak berita simpang siur yang mengatakan bahwa Gunung Agung akan meletus dengan skala besar seperti pada tahun 1963. Berita bohong ini pun dipercayai oleh masyarakat.

“Kita sudah mengimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai berita-berita yang tidak dikeluarkan oleh lembaga yang resmi, dalam hal ini badan vulkanologi. Akibat hoaks erupsi Gunung Agung, menyebabkan 1 juta wisatawan meninggalkan Bali dan menimbulkan kerugian Rp 11 triliun di sektor pariwisata,” ujar Willem di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (19/12).

Kemudian saat gempa di Lombok, NTB, yang santer beredar bahwa akan terjadi tsunami. Berita hoaks yang tersebar itu menyebabkan sekitar 8.000 orang meminta dievakuasi keluar Lombok, padahal dari data BNPB hanya 800 orang yang perlu dievakuasi.

“Mereka memilih meninggalkan tempat. Ini menyebabkan kerugian Rp 1,4 triliun. Itulah adalah dampak dari hoaks sangat berpengaruh,” kata Willem.

Menurut Willem, berita hoaks soal bencana akan menimbulkan teror, rasa cemas, dan rasa takut di masyarakat.

“Yang pada akhirnya, hoaks yang menimbulkan kepanikan itu juga bisa berdampak pada sulitnya penanganan bencana,” pungkasnya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU