Kemnaker: Jumlah TKA Hanya 95 Ribu Orang, Terbanyak China

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga per 31 Desember sebanyak 95.335 orang.

“Jumlah itu terbilang kecil jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia yaitu sekitar 250 juta jiwa,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker Maruli Apul Hasoloan, di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (10/1).

“Para TKA ini pun datang dan pergi, tidak menetap di sini. Paling mereka di sini hanya beberapa bulan, paling lama hanya dua tahun,” imbuhnya.

Jumlah TKA pada 2018 meningkat dibandingkan pada 2017 yaitu berjumlah 85.974, menurut Maruli hal itu karena investasi negara lain di Indonesia sedang meningkat.

Baca juga: SBY Minta Pemerintah Jelaskan Isu Serbuan Tenaga Kerja Asing

Dijelaskan oleh Maruli, dari jumlah tersebut, jumlah TKA yang banyak datang ke Indonesia adalah dari China (32.000), Jepang (13.897), Korea (9.686), India (6.895), dan Malaysia (4.667).

Jabatan yang dapat diisi oleh tenaga kerja asing hanyalah jabatan tertentu, kata Maruli, tidak ada buruh kasar dari tenaga kerja asing, pembatasan ini adalah salah satu upaya untuk melindungi tenaga kerja Indonesia.

“Kalau pun ada itu harus dilihat sebagai kasus. Kami akan memberikan sanksi,” katanya.

Dari 95.335 orang tenaga asing yang bekerja Indonesia tersebut, tenaga asing profesional sebanyak 30.626 orang, manajer sebanyak 21.237 orang, konsultan dan direksi sebanyak 30.708 orang.

Baca juga: Mensesneg Luruskan Perpres Tenaga Kerja Asing

“Saat ini Kemnaker fokus untuk meningkatkan kapasitas pekerja Indonesia agar dapat bersaing dengan tenaga kerja asing melalui program-program vokasi,” pungkasnya. (Ant/SU05)

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER