Kemnaker: Jumlah TKA Hanya 95 Ribu Orang, Terbanyak China

6
22
  • 55
    Shares
tenaga kerja asing
Ilustrasi tenaga kerja asing. (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga per 31 Desember sebanyak 95.335 orang.

“Jumlah itu terbilang kecil jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia yaitu sekitar 250 juta jiwa,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker Maruli Apul Hasoloan, di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (10/1).

“Para TKA ini pun datang dan pergi, tidak menetap di sini. Paling mereka di sini hanya beberapa bulan, paling lama hanya dua tahun,” imbuhnya.

Jumlah TKA pada 2018 meningkat dibandingkan pada 2017 yaitu berjumlah 85.974, menurut Maruli hal itu karena investasi negara lain di Indonesia sedang meningkat.

Baca juga: SBY Minta Pemerintah Jelaskan Isu Serbuan Tenaga Kerja Asing

Dijelaskan oleh Maruli, dari jumlah tersebut, jumlah TKA yang banyak datang ke Indonesia adalah dari China (32.000), Jepang (13.897), Korea (9.686), India (6.895), dan Malaysia (4.667).

Jabatan yang dapat diisi oleh tenaga kerja asing hanyalah jabatan tertentu, kata Maruli, tidak ada buruh kasar dari tenaga kerja asing, pembatasan ini adalah salah satu upaya untuk melindungi tenaga kerja Indonesia.

“Kalau pun ada itu harus dilihat sebagai kasus. Kami akan memberikan sanksi,” katanya.

Dari 95.335 orang tenaga asing yang bekerja Indonesia tersebut, tenaga asing profesional sebanyak 30.626 orang, manajer sebanyak 21.237 orang, konsultan dan direksi sebanyak 30.708 orang.

Baca juga: Mensesneg Luruskan Perpres Tenaga Kerja Asing

“Saat ini Kemnaker fokus untuk meningkatkan kapasitas pekerja Indonesia agar dapat bersaing dengan tenaga kerja asing melalui program-program vokasi,” pungkasnya. (Ant/SU05)

Loading...

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU