Kemenag Tunjuk Armindo Sebagai Penyelenggara Haji Khusus

0
33
Jamaah umrah dan sedang mengelilingi Kakbah. (Foto: Firman Arifin/SERUJI)

PADANG, SERUJI.CO.ID – Kementerian Agama secara resmi menunjuk biro perjalanan haji dan umrah Armindo Jaya Tur yang beralamat di Padang, Sumatera Barat sebagai salah satu penyelenggara ibadah haji khusus.

“Untuk kuota haji khusus saat ini Indonesia mendapatkan alokasi sebanyak 17.000 orang, Armindo merupakan salah satu biro yang dipercaya menyelenggarakannya,” kata Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Ali di Padang, Sabtu (16/12).

Menurutnya saat ini peminat haji khusus cukup banyak dibuktikan dari pada 2015 masa tunggu hanya dua tahun sekarang naik jadi enam tahun.

loading...

“Ini terjadi karena masa tunggu haji reguler saat ini sudah mencapai 19 tahun sehingga haji khusus menjadi salah satu alternatif,” tambah dia.

Salah satu cara memperpendek masa tunggu dengan haji khusus.

“Untuk harga dipatok minimal 8.000 ribu dolar Amerika Serikat,” ujarnya.

Nizar menyebutkan kuota 17 ribu tersebut diserahkan kepada asosiasi untuk mengelola dan diharapkan memaksimalkan pelayanan kepada jamaah.

Untuk haji khusus memilik perbedaan dengan reguler karena secara biaya lebih mahal dan masuk kategori VIP.

Untuk hotel biasanya bintang empat dan fasilitas bus yang bagus serta dekat dengan masjidil haram dan semua konsumsi ditanggung penuh penyelenggara.

Sementara Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) Syam Resfiadi mengatakan untuk haji khusus maksimum satu biro bisa memberangkatkan jamaah 450 orang dan minimal 49 orang.

Haji khusus dipatok minimal 8.000 dolar AS dengan setoran awal 4.000 dolar AS dan dilunasi dalam tahun berjalan.

Sejalan dengan itu Direktur Utama PT Armindo Jaya Tur Irzal Achmad Ibrahim mengatakan setiap musim haji rata-rata jamaah haji Sumbar yang berangkat mengunakan haji khusus mencapai 200 orang.

“Selama ini tidak ada biro asal Sumbar yang memberangkatkan haji khusus sehingga warga berangkat lewat biro yang ada di Jakarta,” tambah dia.

Ia menargetkan pada 2018 minimal bisa menggaet 49 orang haji khusus di Sumbar.

“Untuk biaya memang dipatok Kementerian Agama sekitar 8.000 dolar AS, tapi rata-rata standar biro adalah Rp 135 juta berangkat dari Padang,” ujarnya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau Capai 680 Hektare

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau sejak awal 2018 hingga akhir Februari sudah mencapai lebih dari 680 hektare, yang tersebar di...
kereta ringan

Pemerintah Sumsel Kaji Pendapatan di Luar Tarif LRT

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Pemerintah mengkaji kemungkinan meraih pendapatan di luar tarif jalur kereta api dalam kota Light Rail Transit, atau LRT untuk menutupi tingginya biaya...

Sidang Kasus First Travel Libatkan 96 Saksi

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, melanjutkan sidang terhadap tiga terdakwa kasus First Travel dengan agenda pembacaan nota keberatan terdakwa atau eksepsi dengan...

Agenda Sidang Perdana PK Ahok Terkait Pembacaan Memori

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sidang perdana Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama dengan terpidana mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara,...
Suap

Suap APBD Jambi, Anggota DPRD Mulai Diperiksa

JAMBI, SERUJI.CO.ID - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tipikor untuk tiga terdakwa kasus suap APBD Provinsi Jambi 2018 senilai Rp3,4 miliar. Berdasarkan...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Ajari Anakmu Ilmu Agama

Sy. Abu Hurairah RA mengutarakan Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorang anak pun yang lahir melainkan dalam keadaan suci bersih. Kedua orangtuanyalah yang menyebabkan dia...
Light at the end of the tunnel

Garis 8: Hak Asasi Manusia di Hadapan Tuhan

Saat ini banyak manusia yang menuntut agar “berhak segalanya". Apapun yang dikehendaki tak boleh dilarang, dengan sekedar alasan “tokh, tidak ganggu orang lain”. Maka,...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...