Keberatan KPI Tegakkan Norma Kesusilaan, PSI: Jangan Serba Melarang

5
828
  • 229
    Shares
Dara Adinda
Juru bicara PSI, Dara Adinda Nasution. (foto:dok psi.id)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam teguran yang diberikan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kepada 11 stasiun televisi yang menyiarkan iklan Shopee yang menampilkan girl band asal Korea Selatan Blackpink.

PSI meminta KPI untuk tidak menjadi lembaga yang serba melarang hanya karena ada suara masyarakat tertentu.

“KPI jangan sampai menjadi lembaga yang serba melarang hanya karena ada suara masyarakat tertentu. KPI jangan hanya mengurusi dada dan paha perempuan. Masih banyak PR kita di dunia penyiaran yang lebih mendesak dari ini,” ujar juru bicara PSI Dara Adinda Nasution dalam keterangan tertulisnya, Ahad (16/12).

Dara setuju bahwa KPI harus serius mendengar keluhan masyarakat. Namun, kata Dara, KPI harus selektif dan bersikap berwibawa dengan merujuk pada aturan-aturan yang mereka buat sendiri dan menghargai kreativitas masyarakat.

Terkait teguran KPI terhadap 11 stasiun televisi, Dara menilai itu terlalu mengada-ada.

“Teguran itu jelas mengada-ada, karena iklan tersebut tidak bertentangan dengan aturan KPI yang diikuti stasiun televisi,” kata Caleg asal Sumatera Utara tersebut.

Menurutnya, Blackpink di iklan tersebut memang mengenakan rok mini, tapi tidak ada larangan gambar pemakaian rok mini dalam peraturan penyiaran di Indonesia.

“Iklan tersebut tidak layak dikategorikan merendahkan perempuan ataupun bertentangan dengan nilai-nilai kesopanan masyarakat Indonesia,” katanya.

Karena, menurutnya, tidak ada satupun bagian iklan tersebut yang menonjolkan bagian-bagian tubuh tertentu melalui gambar close up dan middle close up seperti yang dilarang oleh Standard Program Siaran yang dikeluarkan oleh KPI sendiri.

Sebelumnya, KPI melayangkan peringatan keras kepada 11 stasiun televisi yang menayangkan iklan Shopee Blackpink karena dinilai tidak memperhatikan ketentuan tentang penghormatan terhadap norma kesopanan yang diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.

Dalam surat peringatan diterangkan, dalam siaran Iklan yang dimaksud ditampilkan beberapa wanita yang menyanyi dan menari dengan pakaian minim.

KPI Pusat menilai muatan demikian berpotensi melanggar Pasal 9 Ayat (1) SPS KPI Tahun 2012 tentang kewajiban program siaran memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan yang dijunjung oleh keberagaman khalayak terkait budaya.

Komisioner sekaligus Koordinator bidang Isi Siaran KPI Pusat, Hardly Stefano menyatakan, pihaknya menyayangkan tampilan iklan Shopee karena berpotensi bertentangan dengan norma kesopanan yang dianut oleh masyarakat Indonesia secara umum.

Dengan dikeluarkannya surat peringatan dari KPI, Hardly berharap lembaga penyiaran segera melakukan perbaikan internal dengan menghentikan penayangan iklan Shopee yang dimaksud, dan menggantinya dengan tampilan lain yang tidak menimbulkan persepsi negatif. (SU05)

Loading...

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU