Kasus Kemah Pemuda, Dahnil: Tanda Tangan Saya di LPJ Hasil Scan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Alasan polisi memeriksa Dahnil Anzar Simanjuntak dalam penyidikan kasus dana Kemah Pemuda Islam 2017 adalah adanya tanda tangan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu di laporan pertanggungjawaban (LPJ). Dahnil menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menandatangani LPJ itu.

“Pernyataan polisi di media terkait dengan ada tanda tangan saya di laporan kegiatan Kemah Pemuda, saya perlu klarifikasi, di BAP saya menyatakan saya tidak tahu-menahu ada tanda tangan tersebut, karena tanda tangan di situ adalah hasil scan,” kata Dahnil di akun Twitter-nya, @Dahnilanzar, seperti dikutip SERUJI, Senin (26/11).

Sebelumnya, Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan menjelaskan, alasan Dahnil Anzar dipangil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia tahun 2017 karena ada tanda Dahnil dalam laporan pertangungjawaban kegiatan itu (Lpj).

“Yang tanda tangan (LPJ) ketua panitia (Kemah Pemuda Islam Indonesia) mengetahui Dahnil Anzar,” ujar Bhakti di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/11).

Dahnil Anzar Simanjuntak juga sudah mengklarifikasi sejumlah hal penting terkait kasus dana Kemah Pemuda Islam 2017 ini.

Baca juga: Terkait Pemeriksaan Dirinya, Dahnil: Polisi Hanya Mencari-Cari Kesalahan

Hari ini, Senin (26/11), di arena Muktamar PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil kembali menegaskan bahwa dirinya merasa dikerjai terkait dengan kasus tersebut. Ia menegaskan keikutsertaan Pemuda Muhammadiyah dalam acara itu adalah untuk membantu Presiden Jokowi.

“Jadi, kalau kemudian pihak kepolisian justru mempermasalahkan kegiatan yang diinisiasi oleh Menpora dan Pak Presiden untuk kepentingan Pak Presiden, saya pikir pihak kepolisian sedang justru menghina Presiden bagi kami,” ujarnya di arena Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, DI Yogyakarta, Senin (26/11).

Dahnil menyampaikan kronologis kegiatan Apel Kemah Pemuda Islam yang dilaksanakan pada 16-17 Desember 2017 itu. Kegiatan kemah pemuda itu merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Menpora Imam Nachrowi.

“Waktu itu, ketika saya tiba di rumah dinas Menpora, ternyata telah hadir Gus Yakut, Ketua Umum GP Ansor. Akhirnya, kami dipertemukan oleh Menpora,” ujar Dahnil.

Baca juga: Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Lanjut Dahnil, ketiganya berdiskusi. Menpora pada kesempatan tersebut menyampaikan keresahan beliau terkait dengan maraknya kelompok-kelompok radikalis yang seolah mengaku paling Islam dan mengabaikan Pancasila.

Sementara kata Menpora, menurut cerita Dahnil, Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor dianggap sebagai dua organisasi kepemudaan Islam besar di Indonesia, namun terlihat tidak kompak dan bersatu.

Oleh sebab itu, untuk menurunkan eskalasi panas dengan berbagai isu yang berpotensi memecah belah, Menpora mengajak Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor menggelar kegiatan bersama Apel Kokam dan Banser. (SU05)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Ghazwul Fikri dan Media