Kasus Kecelakaan Mudik Lebaran di Jambi Meningkat

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Kepolisian daerah (Polda) Jambi mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Provinsi Jambi pada momen mudik dan balik Lebaran 2018 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Selama pelaksanaan kegiatan Operasi Ketupat 2018, 7-24 Juni, terjadi sebanyak 36 kejadian laka lantas yang mana jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan momen sama pada 2017 yang terjadi 21 peristiwa laka lantas, kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol M Teguh di Jambi, Jumat (29/6).

Tidak hanya jumlah kejadian, kepolisian juga mencatat jumlah korban juga mengalami peningkatan dimana untuk korban meninggal dunia, meningkat dari 17 orang pada 2017 menjadi 20 orang pada 2018 dan untuk korban luka berat juga meningkat dari 12 orang jadi 14 orang.

“Sedangkan untuk korban luka ringan dari 24 orang pada saat 2017, meningkat menjadi 59 orang pada Operasi Ketupat tahun ini,” kata Teguh.

Begitu pula dengan kerugian materil yang ditimbulkan, juga mengalami peningkatan dari Rp 201.600.000 pada 2017 menjadi Rp275.400.000 pada 2018.

Namun demikian berbanding terbalik dengan angka pelanggaran lalu lintas yang mengalami penurunan.

Pada Operasi Ramadniya tahun lalu pihak kepolisian mengeluarkan sebanyak 415 surat tilang dan 540 teguran untuk pengendara yang melanggar, sedangkan pada operasi Ketupat tahun ini hanya dua surat tilang yang dikeluarkan serta 667 teguran.

Kemudian berdasarkan data dari pihak kepolisian, angka kejahatan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2018 juga cenderung mengalami kenaikan bila dibandingkan selama Operasi Ramadniya 2017. Seperti kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dari 12 kejadian naik menjadi 21 kejadian.

Sedangkan untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat), baik tahun lalu maupun tahun ini sama-sama terjadi sebanyak 16 kasus. Begitu pula kasus pencurian dengan kekerasan (curas), sama-sama berjumlah enam kasus. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER