Kapal Klinik Apung “Said Tuhuleley” LAZISMU, Besok Diresmikan Presiden

JAKARTA – Keinginan Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan di Kepulauan Maluku dan Papua akhirnya terwujud, pasalnya Lembaga Zakat Nasional LAZISMU telah melaunching kapal “Klinik Apung Said Tuhuleley” kepada publik dan media di pelabuhan sekitar pantai Mutiara Blok TG7 Jakarta Utara, Jum’at (17/2).

Klinik apung yang dibangun dengan basis kapal yacht ini memiliki luas 15,5 x 3,5 x 5 meter berbahan dasar fiberglass dengan berat 8 ton dibuat di galangan Young Marine selama empat bulan dengan biaya Rp2 milyar yang selutuh biayanya berasal dari para muzakki.

Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Harian LAZISMU PP Muhammadiyah mengucapkan rasa syukur atas terwujudnya klinik apung ini. “Syukur alhamdulillah, bahwa apa yang dicita-citakan, apa yang diinginkan LAZISMU dalam mewujudkan visinya membantu masyarakat di kepulauan khususnya dalam bidang kesehatan dapat terwujud,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa klinik ini bisa terwujud karena berkat kerja keras seluruh tim dan juga dukungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta yang utama adalah kedermawanan para donatur yang telah menyumbangkan dananya untuk mewujudkan ini.
Pihaknya berharap bahwa setelah klinik Said Tuhuleley ini LAZISMU dapat melanjutkan dengan pembelian kapal berikutnya untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di daerah lain yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan nanti bila dukungan kuat dari masyarakat kepada LAZISMU, tentu saja kami juga bisa mewujudkan ini di daerah lain yang memerlukan. Mudah-mudahan konsep keadilan yang kita promosikan bisa kita lakukan dengan cara-cara seperti ini”, pungkas Hilman.

Sedianya, Klinik Apung Said Tuhuleley akan berlayar menuju Pelabuhan Ambon pada hari Rabu (15/2) lalu. Namun karena cuaca yang buruk dan gelombang laut yang mencapai 7 meter, rencana keberangkatan pun tertunda.

Klinik Apung Said Tuhuleley akan mulai perjalanan panjangnya pada hari Sabtu subuh (18/2). Sejumlah kota pelabuhan seperti Jepara, Pasuruan, Mataram, Selayar dan Buru akan disinggahi sebelum merapat di Pelabuhan Ambon hari Kamis pekan depan (23/2). Klinik Apung Said Tuhuleley akan diresmikan Presiden Joko Widodo bertepatan dengan pembukaan acara Tanwir Muhammadiyah pada hari Jumat (24/2) di Ambon.

EDITOR: Yus Arza

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy