Jurnalistik Investigatif Akan Berkontribusi Membantu Bongkar Kasus Korupsi

0
90
Ilustrasi.

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Sebuah perusahaan media dengan yang memiliki konten berkualitas berupa jurnalistik investigataif bisa dikatakan sebagai wujud semangat turut membongkar korupsi, kata seorang jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Praktik korupsi saat ini sangat sistematis, investigasi yang mendalam dari wartawan bisa saja mengungkapnya,” kata jaksa KPK Abdul Basir, di Banjarmasin, Rabu (29/11).

Basir menjadi pembicara dalam Lokakarya Jurnalis Antikorupsi dengan tema “Jurnalistik Investigasi” di Swiss Belhotel Borneo Banjarmasin.

Loading...

Basir menyatakan, pemberantasan korupsi tanggung jawab bersama. Salah satu pihak yang paling diharapkan adalah pers yang memiliki fungsi kontrol sosial dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Untuk itu, menurutnya, KPK tidak mungkin melaksanakan pemberantasan korupsi tanpa dukungan komitmen yang kuat dari seluruh komponen bangsa.

“KPK ibarat sebuah lilin kecil di tengah kegelapan, oleh karenanya KPK mengajak kepada seluruh insan media untuk bersama-sama menyalakan lilin masing-masing, sehingga kegelapan tersebut dapat diakhiri,” katanya.

Dalam Lokakarya Jurnalis Antikorupsi yang diselenggarakan Biro Humas KPK tersebut, juga menghadirkan Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Imam Wahyudi. Dalam paparannya wartawan senior ini mengangkat tema “Etika Jurnalistik dan Peliputan Kasus Korupsi”.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU