Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Putra Mahkota Paku Alam X

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi menghadiri resepsi pernikahan putra mahkota KGPAA Paku Alam X, Bendara Pangeran Hario (BPH) Kusumo Bimantoro, dengan Maya Lakshita Noorya di Pura Pakualaman, Sabtu (5/1). Jokowi pun mengucapkan selamat dan mendoakan kedua mempelai.

Jokowi dan Iriana tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Jokowi yang mengenakan jas warna biru tua dan Iriana yang mengenakan kebaya warna merah langsung memberikan selamat begitu bertemu dengan kedua mempelai.

“Selamat untuk kedua mempelai, Mas Suryo (nama kecil BPH Kusumo Bimantoro) dan Mbak Shita (nama panggilan Maya),” ucap Jokowi di Bangsal Sewatama Puro Pakualaman, Kagungan Dalem Parangkarsa, Yogyakarta, Sabtu (5/1).

Jokowi kemudian menyampaikan harapan untuk kedua mempelai. Ia berharap pernikahan dan rumah tangga keduanya langgeng.

“Saya berdoa semoga kedua mempelai dapat membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah,” harapnya.

Kedatangan Jokowi ke resepsi itu tidak lama, hanya sekitar 10 menit. Sekitar pukul 11.10 WIB, rombongan Jokowi tampak telah keluar komplek Pura Pakualaman.

Dalam kehadirannya ke acara resepsi tersebut, Jokowi dan Iriana diiringi oleh Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X beserta istrinya, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas. Sultan terlihat mengenakan setelah jas hitam dan Hemas sendiri mengenakan kebaya berwarna kuning.

Pernikahan putra mahkota Pura Pakualam X itu penuh dengam nuansa tradisi. Rangkaian prosesi pernikahan sudah dimulai sejak 24 Desember 2018 lalu. Sedangjan ijab kabul dan resepsi dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (5/1).

“Disebut Dhaup Ageng karena seluruh prosesi mengikuti tata cara yang berlaku di Istana Pakualaman,” ujar Ketua Panitia Dhaup Ageng Kanjeng Pangeran Hario Indrokusumo. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.