IPW: Melecehkan Profesi Wartawan Bisa Kena Sanksi Hukum

2
62
save wartawan
Kampanye Stop Kekerasan Terhadap Wartawan. (ilustrasi)

JAKARTA – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengecam sikap oknum Brimob yang arogan terhadap wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Ricky Prayoga di sekitar lokasi turnamen Bulutangkis Indonesia Terbuka 2017, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Ahad (18/6).

“Kasus ini menunjukkan bahwa anggota Brimob itu masih mengedepankan sikap arogan dan tidak menyadari fungsinya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/6).

Menurut Neta, masih banyak polisi yang tidak memahami fungsi dan tugas wartawan yang dilindungi UU 40/1999 tentang Pers.

“Padahal sikap melecehkan profesi wartawan bisa dikenakan sanksi hukum seperti yang tertuang dalam UU Pers,” tukasnya.

Menurutnya, hal mendesak harus dibenahi Polri adalah di dalam pendidikan kepolisian, terutama pendidikan untuk polisi tingkat bawah.

“Sudah waktunya dijelaskan keberadaan fungsi dan tugas wartawan yang dilindungi undang-undang, sehingga wartawan tidak bisa diperlakukan semau gue saat menjalankan tugas jurnalistiknya,” ujarnya.

Dengan adanya kasus ini, kata Neta, sudah saatnya pimpinan kepolisian mengevaluasi semua penugasan anggotanya di lapangan. Artinya, polisi yang bersikap arogan dan cenderung menggertak masyarakat dengan senjata api harus dilarang bertugas yang bersentuhan dengan publik terutama wartawan.

“Bila perlu, polisi seperti itu diberhentikan dari kepolisian karena bertentangan dengan prinsip polisi sipil yang profesional dianut Polri,” pungkasnya.

Sebelumnya, wartawan LKBN Antara Ricky Prayoga mengalami tindak kekerasan oleh sejumlah oknum Brimob saat akan meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC), Ahad (18/6).

Tindak kekerasan tersebut terekam video yang kemudian menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat korban dibekap dan ditarik oleh beberapa oknum Brimob untuk dibawa ke suatu tempat. Padahal, korban masih mengenakan “ID card” peliput kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka tersebut. (IwanY)

BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Airlangga Hartarto

Pleno Tunjuk Airlangga Hartarto Sebagai Ketua Umum Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar, Rabu (13/12) malam, memutuskan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar definitif menggantikan Setya Novanto yang kini tengah...
setnov, FPG

Perbuatan Setya Novanto Untungkan Orang dan Korporasi, Inilah Daftarnya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menyebut perbuatan Setya Novanto menguntungkan orang lain dan korporasi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik (KTP-el). "Selain...
Jokowi

Indonesia Sampaikan Enam Usulan OKI Terkait Yerusalem

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID - Indonesia mengusulkan enam poin usulan penting sikap negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam terkait pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. "Pertama,...

KANAL WARGA TERBARU

images(14)

Jangan Terlalu Berharap Dengan Hukum

Tulisan ini acap kali menjadi perbincangan hangat banyak pihak, khususnya masyarakat menengah kebawah. Meski tak semuanya benar, namun sesuai fakta yang dialami banyak pihak...

Calon Haji Pasca Stroke Ini Tetap Ingin Berangkat Haji

WONOGIRI - Bisa menunaikan rukun iman yang kelima merupakan dambaan setiap muslim di seluruh dunia tak terkecuali muslim indonesia. Bahkan mereka yang secara fisik lemahpun...
4e3443b2632b8e8a4ea012759bd78a3e4f282447

Belajar Jadi Makmum Kalau Ingin Beriman

Shalat berjamaah adalah contoh bagaimana sebuah ukhuwah dibangun. Oleh karenanya, ibadah mulia itu berlipat kali nilainya di sisi Allah. Ukhuwah itu sendiri ciri keimanan, bagaikan...