IPPNU: Keputusan Donald Trump Bahayakan Stabilitas Global

0
22
Masjidil Aqsa di Yerusalem
Masjidil Aqsa di Kota Yerusalem. (foto:Tour Your Way)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) Puti Hasni menilai keputusan Presiden Amerika Serikat yang akan memindahkan kedutaan besarnya untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem dan mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel dapat membahayakan stabilitas global.

“Pernyataan dan keputusan itu sangat berbahaya bagi stabilitas global, terutama di kawasan Timur Tengah,” kata Puti di sela-sela aksi damai solidaritas untuk Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Jumat (8/12).

Puti mengatakan keputusan Trump itu sebaiknya digugat ke Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar ditanggapi dampak lebih lanjut dan dapat dipertimbangkan untuk dibatalkan.

Indonesia, katanya, dapat mengusulkan dan menyatakan sikap menolak keputusan Trump itu melalui Pengurus Besar Nahdhlatul Ulama (PBNU) dan badan-badan otonomnya.

“PP IPPNU siap untuk menginstruksikan segenap jajarannya untuk menindaklanjuti keputusan dan sikap bersama oleh PBNU, baik melalui media sosial maupun saluran komunikasi lainnya,” tuturnya.

Puti mengatakan PP IPPNU siap untuk menjalankan arahan kiai-kiai NU dan keputusan PBNU terkait sikap Donald Trump tersebut.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerussalem. Pernyataan itu mendapat kecaman dari pemimpin berbagai negara Islam, termasuk Presiden Indonesia Jokowi. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...