Indonesia Tawarkan Jalur Kereta Api Bali Ke Investor China

BEIJING – Pemerintah Indonesia menawarkan proyek pembangunan jalan kereta api di Pulau Bali kepada sejumlah investor China.

“Ada beberapa proyek yang kita tawarkan (ke investor China), di antaranya jalan kereta api di Bali,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Beijing, dilansir dari Antara, Kamis (14/6).

Luhut mengemukakan bahwa jalur kereta api tersebut dirancang melintasi beberapa kabupaten di pulau yang menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara itu.

Untuk tahap awal pembangunannya akan dimulai dari Kota Denpasar menuju Ubud (Kabupaten Gianyar) dan Singaraja (Kabupaten Buleleng).

Dengan adanya jalur kereta api tersebut, lanjut Luhut, akan terjadi keseimbangan persebaran wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, di Pulau Dewata itu.

“Selama ini wisatawan hanya terkonsentrasi di Nusa Dua (Kabupaten Badung) atau di sekitar Denpasar saja. Nanti (dengan adanya jalur kereta api itu) penyebarannya akan sampai ke Bali utara (Kabupaten Buleleng),” jelasnya.

Luhut belum bisa memastikan waktu dimulainya proses pembangunan infrastruktur yang sama sekali baru di Bali itu.

“Tapi mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dimulai karena sudah ada studi kelayakannya yang dilakukan oleh World Bank dan Universitas Udayana,” ujarnya.

Luhut melakukan kunjungan kerja di Beijing pada 15-17 Juni 2017 untuk menindaklanjuti pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping pada Mei lalu.

Dalam kunjungan kerja tersebut dia didampingi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong serta sejumlah pengusaha dari Indonesia, termasuk beberapa direktur BUMN. (IwanY)

8 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER