Indonesia Melaju ke Semifinal Piala AFF U-16 Setelah Tekuk Timor Leste 3-0

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Tim nasional Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal Piala AFF U-16 setelah mengalahkan Timnas Timor Leste 3-0 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Sabtu (4/8) malam.

Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Bagus Kahfi pada menit ke 49 dan 80+2, serta Sutan Zico di menit ke-72.

Pada babak pertama, serangan cepat langsung ditunjukkan oleh kedua tim. Jual beli serangan dilakukan untuk menciptakan gol terlebih dahulu.

Di menit kedelapan Indonesia nyaris memimpin melalui kemelut di depan gawang. Akan tetapi, anak asuh Fachri Husaini gagal menciptakan gol dan skor masih tetap 0-0.

Menit ke-13 Bagus Kahfi lolos dari jebakan offside pemain Timor Leste, tetapi tendangan yang dilakukan masih membentur kaki kiper Timor Leste Marcio Das Dores. Skor 0-0.

Indonesia sempat mendapatkan tendangan bebas di menit ke 17, tetapi eksekusi tendangan yang dilakuakn Kartika Vedhayanto masih membentur mistar gawang.

Di menit ke-22 pemain Timnas Indonesia Yadi Mulyadi ditarik keluar digantikan oleh Muhammad Supriadi. Tak berselang lama, di menit ke-29 Fachri memasukkan Fajar Fathur Rachman yang menggantikan Lestaluhu.

Skor tak bergeming di angka 0-0 hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, menit 45 Indonesia kesempatan setelah umpan dari Fajar Fathur Rachman diteruskan oleh Andre Oktaviansyah, tetapi tendangan masih melenceng tipis di atas mistar gawang

Bagus menit ke 49 Bagus Kahfi membuka kemenangan melalui tendangan dan berhasil menjebol gawang Timor Leste. Skor menjadi 1-0

Menit ke-64 Indonesia hampir menciptakan gol setelah tendangan yang dilakukan masih membentur tiang gawang.

Menit ke-72 gol tambahan asis dari bagus berhasil di tips oleh Sutan Zico. Skor berubah 2-0 untuk Indonesia.

Menit ke 80+2 Indonesia menambah gol kemenangan melalui aksi individu Bagus Kahfi. Skor menjadi 3-0 untuk kemenangan Indonesia hingga akhir pertandingan. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.