Indonesia-Inggris Sepakati Kerja Sama Pendidikan Vokasi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Inggris menyepakati kerja sama di bidang pendidikan vokasi yang akan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam waktu dekat.

“Perlu adanya reformasi pembelajaran di dalam kelas, perubahan orientasi kurikulum, dan revitalisasi pendidikan vokasi di sekolah menengah kejuruan (SMK),” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (25/1).

Saat ini, Mendikbud sedang berada di London, Inggris, berpartisipasi dalam Forum Pendidikan Dunia. Dalam kesempatan itu, Mendikbud Muhadjir Effendy melakukan dialog dengan Menteri Pendidikan Inggris Rt Hon Nick Gibb MP.

Mendikbud menekankan pentingnya revitalisasi SMK beserta kompetensi atau keahlian yang diperlukan untuk membangun masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya dengan adanya bonus demografi yang dimiliki Indonesia.

Kedua menteri bertukar pikiran tentang pengalaman melakukan reformasi pendidikan di negara masing-masing; harapan, peluang, dan tantangannya.

Kedua menteri juga sepakat untuk terus melanjutkan kerja sama saling menguntungkan, yang dalam waktu dekat akan didahului dengan penandatanganan nota kesepahaman yang sudah dalam tahap penyelesaian.

Pemerintah fokus pada penguatan pendidikan vokasi dan menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan pendidikan tahun 2018. Selain pembenahan kurikulum dan peningkatan kualitas guru, kemitraan dengan industri bakal ditingkatkan.

Muhadjir Effendy mengungkapkan ada lima aspek yang bakal diperkuat pemerintah dalam program penguatan pendidikan vokasi. Kelima aspek tersebut antara lain, perbaikan kurikulum, peningkatan kualitas tenaga guru, perbaikan sarana dan prasarana, program “teaching factory”, dan meningkatkan kerja sama industri.

Kemudian, kurikulum akan dibuat minimum perbandingan 60 : 40. Sebanyak 60 persen kurikulum berupa kerja praktik di dunia industri, dan sebanyak 40 persen berupa teori di kelas. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.