Indonesia Dorong Perlindungan Rakyat Palestina Beribadah

JAKARTA – Kementrian Luar Negeri melalui keterangan pers, Rabu (26/7) menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Indonesia mendorong masyarakat internasional memberikan perlindungan bagi rakyat Palestina Untuk bebas beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Delegasi Indonesia dalam Debat Terbuka Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang diadakan di New York, Amerika Serikat, Selasa (25/7) juga menyampaikan bahwa Indonesia tidak dapat menerima adanya penggunaan kekerasan dan tidak dapat menoleransi kekerasan sistemik dan pelanggaran terhadap hak-hak dasar Bangsa Palestina, termasuk hak untuk menjalankan ibadah keagamaan.

Delegasi Indonesia mengecam tindakan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan oleh aparat keamanan Israel terhadap jamaah Palestina. Tindak kekerasan itu telah menimbulkan korban jiwa dan lebih dari seratus orang luka-luka.

Selain itu, Pemerintah Indonesia juga mengecam pembatasan akses beribadah di Masjid Al-Aqsa dan menegaskan bahwa pembatasan itu adalah tindakan provokatif yang mengancam seluruh proses perdamaian Palestina-Israel, serta pelanggaran atas hak kebebasan beragama masyarakat Palestina.

Di depan anggota DK PBB, Delegasi Indonesia juga menekankan bahwa Israel harus mempertahankan ‘status quo’ terhadap keberadaan Yerusalem dan kompleks Masjid Al-Aqsa.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Indonesia mengusulkan agar masyarakat internasional menjadikan kompleks Masjid Al-Aqsa sebagai area di bawah perlindungan internasional guna memastikan agar masyarakat Palestina terjamin haknya dalam menjalankan ibadah secara aman.

“Komunitas internasional dapat menggali opsi-opsi untuk memastikan kompleks Masjid Suci Al-Aqsa tetap mendapatkan pengawasan dan perlindungan internasional PBB sehingga seluruh jamaah dapat melaksanakan kegiatan ibadah mereka dengan harmonis dan damai,” tutur Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Duta Besar Dian Triansyah Djani.

Pernyataan Delegasi Indonesia di DK PBB merupakan manifestasi dari hal yang disampaikan Menlu RI Retno Marsudi pada pertemuan dengan para duta besar negara-negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Jakarta pada Selasa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Menlu RI dalam pertemuan tersebut menegaskan pentingnya negara-negara anggota OKI mendorong DK PBB mengambil langkah untuk mengembalikan semua akses bagi jamaah untuk beribadah di kompleks Masjid Al-Aqsa dan mencegah terulangnya kembali kekerasan.

Menlu Retno juga mengajak negara-negara OKI untuk solid dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina yang sudah 50 tahun diperjuangkan.

Pemerintah Indonesia serius dalam komitmennya mendukung hak-hak bangsa Palestina, dan selalu berada di garis depan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. (HA)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.