IJTI Serukan Jurnalis Televisi Jaga Profesionalitas


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat menyerukan kepada jurnalis televisi untuk tetap menjaga profesionalitas menyusul adanya salah satu jurnalis televisi yang disebut-sebut memiliki hubungan yang melebihi kapasitasnya sebagai jurnalis dengan salah satu tersangka korupsi KTP-el.

“Dalam melakukan perkerjaan jurnalistik, jurnalis Indonesia tidak diperkenakan melakukan pekerjaan di luar kapasitasnya, apalagi melindungi atau menyembunyikan seseorang yang bertentangan dengan hukum,” demikian pernyataan IJTI yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/11).

Pernyataan yang dikeluarkan Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana dan Sekjen Indria Purnamahadi itu menekankan agar jurnalis menjaga integritas dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.

“Pada hakikatnya tugas jurnalis dilindungi oleh undang-undang, oleh karenanya jurnalis harus sepenuhnya berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan bersikap profesional serta proporsional dalam menjalankan tugasnya,” sebut IJTI.

IJTI menegaskan bahwa jurnalis tidak dilarang untuk memperkuat hubungan dan jaringan terhadap berbagai kelompok atau tokoh-tokoh yang berhubungan langsung atau tidak lanngsung terhadap materi liputan.

Namun, semua itu dilakukan secara profesional dan semata-mata untuk kepentingan tugas jurnalistik dan orang banyak.

“Jurnalis Indonesia harus bersikap independen dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya dan wajib mengedepankan kepentingan publik,” sebut IJTI.

Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, KPK sedang mempelajari dugaan Hilman Mattauch, wartawan salah satu stasiun televisi swasta, terlibat menyembunyikan Setya Novanto, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el.

Hilman mengemudikan mobil Fortuner bernopol B-1732-ZLO yang ditumpangi Ketua DPR Setya Novanto pada saat kecelakaan di Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close