Golkar Jabar Penuhi Kuota Pengurus Perempuan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – KPU Jawa Barat melakukan verifikasi faktual ke Partai Golkar Jawa Barat, Senin (29/1), dan dalam verifikasi tersebut terungkap fakta bahwa partai berlambang pohon beringin itu memiliki pengurus perempuan sebanyak 34 persen atau berjumlah 114 orang atau melampaui kuota kepengurusan perempuan.

“Kami punya 34 persen pengurus perempuan dari 114 orang pengurus. Ya, sudah memenuhi,” kata Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat Jalan Maskumambang Kota Bandung, Senin (29/1).

Peraturan perundangan menyebutkan bahwa partai politik harus memenuhi kuota 30 persen perempuan sehingga Partai Golkar Jawa Barat sudah memenuhi ketentuan tersebut.

Sementara itu, terkait hal teknis administratif dan faktual yang lain diakui Dedi Mulyadi secara organisatoris kepartaian, pihaknya sudah melengkapi sehingga Partai Golkar Jabar menyatakan siap menjalani tahapan Pemilu selanjutnya.

“Alhamdulillah berjalan lancar dan siap mengikuti semua aspek lain,” kata Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Endun Abdul Haq mengatakan bahwa verifikasi faktual yang dijalani oleh Partai Golkar Jabar berjalan lancar dan secara substansi dan teknis partai ini sudah sesuai peraturan yang berlaku.

“Sudah kita verifikasi tadi, semua lancar. Apalagi kuota perempuannya sudah melebihi,” katanya.

KPU Jawa Barat menurut Endun akan mengumumkan verifikasi semua partai politik di Jawa Barat pada 9 Februari 2018 dan setelah itu akan dilanjutkan dengan penetapan dan pengundian nomor urut.

“Semua sudah kita periksa, KTP, KTA, termasuk SK dari DPP, tinggal menunggu pengumuman. Tanggal 9 Februari diserahkan ke KPU Jabar, 17 Februari penetapan dan 18 Februari pengundian nomor urut,” kata dia. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER