Gerakan Gotong Royong Muslim Kuasai Media di Islamic Book Fair 2017


JAKARTA – Ada yang menarik di salah satu stand di Islamic Book Fair 2017 di Jakarta Convention Center tanggal 4 Mei kemarin. Sebuah banner berukuran 100 x 240 terpampang di salah satu sudutnya, yang bertuliskan “Ayo, Muslim Gotong Royong Kuasai Media!”.

Abdurrahman, yang datang dari Pamulang, berhenti sejenak membaca brosur yang ia terima dari salah seorang penjaga stand berompi cokelat, bertuliskan SERUJI di dada kanannya.

‘Ini Koperasi ya mas?’ tanya Abdurrahman.

“Betul mas, kami adalah anggota Koperasi pers pertama di dunia, bagian dari Gerakan Gotong Royong Muslim Kuasai Media (GMKM),” jawab Raditya Ferry, yang pada saat itu bertugas sebagai relawan stand.

Ferry adalah salah satu dari belasan relawan anggota Koperasi Swamedia Mitra Bangsa (KSMB) yang bergabung dalam kepanitiaan sosialisasi koperasi tersebut di Islamic Book Fair 2017.

Acara sosialisasi ini diprakarsai oleh Pengurus Daerah GMKM DKI Jakarta bekerjasama dengan Pengurus Daerah Banten dan Jawa Barat dalam suatu kepanitiaan bersama.

“GMKM digagas Ferry Koto dkk, pada pertengahan 2016. Setelah menerima dukungan dari 10,000 netizen, para pendukungnya bersepakat untuk membentuk Koperasi sebagai kendaraan untuk mencapai ke tujuan itu, yaitu penguasaan media oleh umat Islam,” ungkap Gauzal, anggota koperasi dari Pengurus Daerah DKI, ke salah satu pengunjung yang ingin tahu.

Sampai saat ini, jumlah anggota yang terdaftar di KSMB sebanyak 707 orang yang berasal dari seluruh Indonesia. Keseluruhan dana umat muslim yang dihimpun dalam KSMB diinvestasikan untuk menjalankan sebuah portal berita seruji.co.id

“Kami sebagai anggota tergerak untuk ikut aktif memajukan koperasi ini dengan melakukan kegiatan sosialisasi rutin, untuk lebih memperkenalkan gerakan kami ini ke masyarakat,” jelas Gauzal.

Gauzal yang juga adalah ketua pengda GMKM DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung dengan gerakan ini, sehingga mampu merebut media dari pegangan korporasi besar yg seringkali mem-framing berita yang menyudutkan umat muslim.

Momen Islamic Book Fair ini memang tidak bisa mereka lewatkan. Berdasarkan publikasi yang dikeluarkan penyelenggaran, IKAPI,  sekitar 400 ribu pengunjung memadati event ini setiap tahunnya.

Pengunjung yang berminat untuk gabung dapat mendaftar langsung di meja pendaftaran KSMB yang telah disediakan atau dipersilakan daftar mandiri secara online dengan membuka situs www.sejutaumatmendukung.org

Dalam event Islamic Book Fair ini, stand sosialisasi KSMB bergabung bersama beringinputih.com sebuah agency properti syariah, di Hall B stand 251, tidak jauh dari stand Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Islamic Book Fair 2017 berlangsung dari tanggal 3 sampai 7 Mei 2017.

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close