Gerakan Gotong Royong Muslim Kuasai Media di Islamic Book Fair 2017

4
443
Ferry (rompi cokelat) anggota KSMB dari Banten, menyebarkan brosur informasi tentang Koperasi Swamedia Mitra Bangsa. Di belakangnya Vibriwati dari Jakarta mempersiapkan berkas berkas brosur. (foto: SERUJI/Gauzal)

JAKARTA – Ada yang menarik di salah satu stand di Islamic Book Fair 2017 di Jakarta Convention Center tanggal 4 Mei kemarin. Sebuah banner berukuran 100 x 240 terpampang di salah satu sudutnya, yang bertuliskan “Ayo, Muslim Gotong Royong Kuasai Media!”.

Abdurrahman, yang datang dari Pamulang, berhenti sejenak membaca brosur yang ia terima dari salah seorang penjaga stand berompi cokelat, bertuliskan SERUJI di dada kanannya.

‘Ini Koperasi ya mas?’ tanya Abdurrahman.

“Betul mas, kami adalah anggota Koperasi pers pertama di dunia, bagian dari Gerakan Gotong Royong Muslim Kuasai Media (GMKM),” jawab Raditya Ferry, yang pada saat itu bertugas sebagai relawan stand.

Ferry adalah salah satu dari belasan relawan anggota Koperasi Swamedia Mitra Bangsa (KSMB) yang bergabung dalam kepanitiaan sosialisasi koperasi tersebut di Islamic Book Fair 2017.

Acara sosialisasi ini diprakarsai oleh Pengurus Daerah GMKM DKI Jakarta bekerjasama dengan Pengurus Daerah Banten dan Jawa Barat dalam suatu kepanitiaan bersama.

“GMKM digagas Ferry Koto dkk, pada pertengahan 2016. Setelah menerima dukungan dari 10,000 netizen, para pendukungnya bersepakat untuk membentuk Koperasi sebagai kendaraan untuk mencapai ke tujuan itu, yaitu penguasaan media oleh umat Islam,” ungkap Gauzal, anggota koperasi dari Pengurus Daerah DKI, ke salah satu pengunjung yang ingin tahu.

Sampai saat ini, jumlah anggota yang terdaftar di KSMB sebanyak 707 orang yang berasal dari seluruh Indonesia. Keseluruhan dana umat muslim yang dihimpun dalam KSMB diinvestasikan untuk menjalankan sebuah portal berita seruji.co.id

“Kami sebagai anggota tergerak untuk ikut aktif memajukan koperasi ini dengan melakukan kegiatan sosialisasi rutin, untuk lebih memperkenalkan gerakan kami ini ke masyarakat,” jelas Gauzal.

Gauzal yang juga adalah ketua pengda GMKM DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung dengan gerakan ini, sehingga mampu merebut media dari pegangan korporasi besar yg seringkali mem-framing berita yang menyudutkan umat muslim.

Momen Islamic Book Fair ini memang tidak bisa mereka lewatkan. Berdasarkan publikasi yang dikeluarkan penyelenggaran, IKAPI,  sekitar 400 ribu pengunjung memadati event ini setiap tahunnya.

Pengunjung yang berminat untuk gabung dapat mendaftar langsung di meja pendaftaran KSMB yang telah disediakan atau dipersilakan daftar mandiri secara online dengan membuka situs www.sejutaumatmendukung.org

Dalam event Islamic Book Fair ini, stand sosialisasi KSMB bergabung bersama beringinputih.com sebuah agency properti syariah, di Hall B stand 251, tidak jauh dari stand Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Islamic Book Fair 2017 berlangsung dari tanggal 3 sampai 7 Mei 2017.

loading...

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tewas

Diduga Hirup Asap Pembakaran Ban Bekas, 7 Penambang Emas Tewas

LOMBOK, SERUJI.CO.ID - Sedikitnya tujuh penambang emas tewas diduga akibat menghirup asap pembakaran ban bekas yang masuk ke dalam lubang tambang di Desa Buwun Mas,...
Angin puting beliung

Enam Daerah di Aceh Diterjang Puting Beliung

ACEH, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung melanda enam daerah yang mengakibatkan masyarakat setempat mengalami...
Kecelakaan

Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Melompat ke Rawa

LHOKSUKON, SERUJI.CO.ID - Sebuah mobil jenis double cabin merek Nissan Navara melompat ke rawa, di pinggir Jalan Trans Sumatera Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Alue...

Laga Rusia Kontra Mesir Dinantikan Penggemar di Moskow

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Sejumlah penggemar sepak bola dari beberapa negara yang berada di Moskow menantikan laga antara tuan rumah Rusia melawan Mesir yang akan diselenggarakan...
becak-becak

Yogyakarta Kaji Tiga Desain Becak Alternatif

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan kajian desain becak alternatif dengan menyiapkan tiga tipe becak yang terdiri dari dua becak ramah lingkungan dan satu...