Gara-gara Lahap 2 Ekor Ikan, 100 Lebih Duri Diangkat Dokter dari Tubuh Pasien Ini

BEIJING, SERUJI.CO.ID – Peristiwa unik dan langka dibidang kedokteran baru-baru ini terjadi di Provinsi Sichuan, China. Dokter berhasil mengeluarkan lebih dari 100 batang duri ikan dari dalam anggota tubuh seorang pasien.

Pasien yang berusia 60 tahun ini, sepekan sebelumnya menyantap dua porsi ikan mas rebus termasuk duri dan beberapa bagian tubuh ikan tersebut. Namun, usai pesta makan tersebut, ia harus dilarikan ke rumah sakit, Kamis (8/3). Pasalnya si pasien merasakan sakit yang amat luar biasa saat buang air besar.

Setelah dilakukan CT Scan, didapat hasil pemindaian yang mengejutkan, karena terlihat ada gugusan duri ikan yang menusuk bagian dubur pasien.

Dokter pun akhirnya melakukan tindakan operasi untuk mengangkat duri-duri tersebut. Dalam melakukan tindakan yang memakan waktu hingga dua jam tersebut, dokter berhasil mencabut lebih dari 100 batang duri ikan mirip jarum dari dubur pasien.

“Tindakan terhadap pasien yang mengeluhkan tusukan duri ikan itu baru pertama kalinya bagi kami,” kata Huang Zhiyin, seorang dokter Rumah Sakit Universitas Sichuan, dilansir Global Times, Selasa (13/3).

Menurut Huang, kasus tersebut membutuhkan tindakan rumit karena pasien berisiko kehilangan darah dalam jumlah besar.

“Oleh karena duri ikannya banyak dan dubur pasien mengalami pembengkakan, maka kami tidak bisa mencabut sekaligus. Kami memulangkan pasien agar beristirahat selama beberapa hari untuk melihat apakah masih ada duri ikan itu di dalam tubuhnya,” jelas Huang. (Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.