FPKS: Kuantitas-Kualitas Pertahanan Negara Perlu Ditingkatkan

0
67
Alutsista
Alutsista TNI. (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Fraksi PKS DPR Sukamta menilai kuantitas dan kualitas unsur-unsur pertahanan perlu terus ditingkatkan sehingga perlu peningkatan kuantitas dan kualitas alat utama sistem senjata (alutsista) yang dimiliki TNI.

“Kita berharap melalui ‘minimum essentials force’, kebutuhan alutsista TNI tersebut dapat terpenuhi. Dari tahun ke tahun kita terus mendorong agar anggaran untuk membeli dan memperbarui alutsista ditingkatkan,” kata Sukamta di Jakarta, Kamis (5/10).

Dia menjelaskan di Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang ke-72, perlu mencermati perkembangan kekuatan militer Indonesia bahwa berdasarkan data Global Fire Power (GFP), ranking kekuatan militer Indonesia tahun 2012 berada pada posisi ke-22, dan tahun 2015 naik menjadi peringkat ke-19.

Menurut dia, di Januari 2016, posisi Indonesia naik di posisi ke-12 dengan power index 0.52, sementara pada tahun 2017, ranking GFP Indonesia menurun pada posisi ke-14 dengan power index 0.34.

“Ini menunjukkan kekuatan militer Indonesia semakin baik tapi ranking menurun. Indonesia lebih lambat percepatan peningkatan kekuatan militernya dibanding negara-negara lain. Dan ini bisa ditafsirkan sebagai meningkatnya potensi ancaman terhadap Indonesia,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPR itu menjelaskan selain unsur alutsista, prajurit TNI sebagai salah unsur penting juga harus terus ditingkatkan kemampuan, integritas, kedispilinan serta kedekatannya dengan rakyat.

Dia menilai secara kemampuan, Indonesia memiliki sejumlah pasukan elite khusus di masing-masing matra, seperti Kopassus dan raider di Angkatan Darat (AD); Paskhas dan Detasemen Bravo (Denbravo) 90 di Angkatan Udara; Komando Pasukan Katak (Kopaska), Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib), dan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) di AL, yang memiliki kemampuan di atas rata-rata tentara reguler.

“Daya tahan dan tempur pasukan elit kita diakui kehebatannya oleh negara-negara lain. Ini jadi kebanggaan tersendiri, tapi jangan membuat kita terlena, justru Indonesia harus terus meningkatkan kuantitas dan kualitasnya,” katanya.

Dia menilai jiwa prajurit TNI juga harus terus digembleng agar selalu memiliki integritas dan kedisiplinan yang tinggi.

Menurut dia selama ini rakyat masih mendengar kasus-kasus indisipliner oknum prajurit yang bertindak bertentangan dengan jiwa TNI sehingga menjadi “pekerjaan rumah” agar kedepan hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi.

“Para prajurit TNI juga perlu terus dipahamkan bahwa TNI ini lahir dari rahim rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Berkat kedekatan TNI dengan rakyat, serta peerjuangan diplomasi para elit tentunya, kemerdekaan ini dapat kita capai secara penuh,” ujarnya.

Dia menilai apabila SDM, alutsista, dan anggaran terus ditingkatkan baik kuantitas maupun kualitasnya melalui program Renstra dan Minimum Essential Forces (MEF), diharapkan kekuatan pertahanan Indonesia semakin baik dan bisa masuk 10 bahkan lima besar kekuatan militer dunia pada masa yang akan datang. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Prancis juara piala dunia 2018

Prancis Juara Piala Dunia 2018, Setelah Tundukkan Kroasia 4-2

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis menang 4-2 atas Kroasia pada final Piala Dunia di Stadion Luzhniki Moskow pada Ahad (15/7), untuk membuat mereka mengangkat trofi...

Final Piala Dunia 2018, Prancis Unggul 2-1 Atas Kroasia di Babak Pertama

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis memimpin 2-1 atas Kroasia pada babak pertama final Piala Dunia, setelah tersaji 45 menit pertama yang berlangsung menarik di Stadion Luzhniki,...

Ribuan Warga Kota Langsa Nobar Final Piala Dunia

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ribuan Warga Kota Langsa Nonton Bareng (Nobar) final piala dunia yang digelar oleh Pemerintah Kota Langsa di Lapangan Merdeka Kota...

Pencuri Spesialis Angkutan Daring Berhasil Ditangkap Polisi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resort Kuantan Singingi, Provinsi Riau berhasil menangkap buronan bandit pencurian disertai kekerasan spesialis angkutan daring yang beraksi di jalan lintas...
mahkamah konstitusi

Terdapat 67 Permohonan Sengketa Pilkada Yang Diterima MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat sebanyak 67 permohonan Penyelesaian Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 telah terdaftar pada Ahad (15/7) malam,...