FPD Jember Kutuk ‘Bullying’ Terhadap Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

0
39
mahasiswa berkebutuhan khusus, bullying,
mahasiswa berkebutuhan khusus yang dibully (Kanan) (Foto: Istimewa)

JEMBER –  Tindakan “bullying” terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus di Kampus Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, yang sempat menjadi virus virtual (viral) di media sosial mendapatkan tanggapan serius dari Forum Peduli Disabilitas (FPD) Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Koordinator FPD Jember Kusbandono Ibrahim di Jember, Senin (18/7) mengungkapkan bahwa pihaknya mengutuk dan mengecam keras tindakan “bullying” tersebut.

“Kami penyandang disabilitas Jember dan masyarakat yang tergabung FPD Jember mengutuk keras tindakan tersebut karena sangat bertentangan dengan nilai-nilai dasar kemanusiaan. Kami menuntut kepada pihak Universitas Gunadarma memberikan sanksi tegas kepada para pelaku bullying itu,” tuturnya.

Menurut Kusbandono perilaku terhadap mahasiswa penyandang disabilitas telah dipertontonkan secara sengaja oleh kaum intelektual dalam lingkungan civitas akademika di Universitas Gunadarma Depok, bahkan diunggah di media sosial dan menjadi viral.

“Kami meminta Rektor Universitas Gunadarma meminta maaf kepada publik secara terbuka atas kelalaiannya dalam membina civitas akademika setempat, sehingga peristiwa tersebut bisa terjadi” ujar Kusbandono.
Menurutnya, pihak Universitas Gunadarma juga harus melakukan upaya-upaya preventif, agar hal-hal tersebut tidak terulang kembali di kampus setempat.

Kusbandono juga berharap Kementerian Sosial melakukan rehabilitasi secara menyeluruh terhadap korban pem’bully’an.

“FPD Jember juga meminta Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi untuk segera mengimplementasikan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas, salah satunya dengan cara mendesak kepada seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk segera mendirikan Pusat Layanan Disabilitas,” lanjutnya.

Sebelumnya media sosial kembali diramaikan oleh video yang menjadi viral yang diunggah di akun Instagram @thenewbikingregetan.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pemuda yang berkebutuhan khusus atau autis tengah menjadi korban bullying atau perundungan dari sejumlah mahasiswa di Kampus Universitas Gunadarma Depok. (HA)

SUMBERAntara
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Ustadz Mokhammad Nasih

Tulisan Pesantren Dijual dan Isu Dolly Buka Kembali, Ini Klarifikasinya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), ustadz Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan...
Rudi Suhartanto

Amankan Pilkades, DPMD Bentuk Panitia Pengawas

SERANG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 34 desa di Kabupaten Serang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang. Sekretaris...

Jatim Jadi Tuan Rumah Workshop APPSI 2017

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Jawa Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop Assosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada tanggal 21-23 November 2017. Workshop yang...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...