FKPT: Media Jangan Jadi Penyampai Pesan Teroris

0
52
Polres Dharmasraya
Bangunan Mapolres Dharmasraya yang ludes dibakar. (Foto: Istimewa)

PADANG, SERUJI.CO.ID – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumbar, mengimbau media massa untuk tidak menjadi penyampai pesan terorisme lewat pemberitaan yang dilakukan secara besar-besaran.

“Kasus pembakaran Mapolres Dharmasraya tujuannya hanya untuk menunjukan kelompok radikal masih ada, jika kasus tersebut diberitakan secara besar-besaran maka secara tidak langsung media menjadi penyampai pesan bahwa teroris masih ada,” kata Kabid Humas dan Media FKPT Sumbar, Eko Yanche Edrie di Padang, Selasa (14/11).

Menurutnya dalam memberitakan kasus teror media juga harus mempertimbangkan implikasi dari sebuah pemberitaan.

“Sebab target pelaku teror setelah melakukan aksi adalah apa yang mereka kerjakan disebarluaskan oleh media sebagai bukti mereka masih eksis,” tambahnya.

Akan tetapi ia melihat dalam kasus pembakaran Mapolres Dharmasraya secara umum pemberitaan media di Sumbar sudah cukup proporsional dan tidak ada yang langsung menjustifikasi bahwa ini adalah teroris.

“Kemudian tidak ada juga yang membela dua pelaku meskipun yang bersangkutan tewas ditembak oleh aparat,” lanjutnya.

Namun di media sosial ia melihat masih banyak masyarakat yang kebablasan dengan menayangkan foto pelaku yang ditembak mati hingga surat wasiat yang dibuat.

“Ini memang tidak bisa dikontrol, namun sebaiknya masyarakat lebih bijaksana dalam mempublikasikannya agar tidak menjadi perpanjangtanganan pelaku teror,” katanya.

Jika masyarakat secara serampangan menyebarkan foto-foto pelaku teror di media sosial ada dampaknya.

Sebelumnya bangunan Markas Kepolisian Resor Dharmasraya, Sumbar ludes terbakar setelah dibakar oleh dua orang tidak dikenal pada Ahad dini hari (12/11) sekitar pukul 02.30 WIB.

Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal menyatakan polisi telah mengantongi identitas kedua pelaku yang diduga terlibat dalam pembakaran Mapolres Dharmasraya.

“Pelaku dua orang yaitu Eka Fitra (24) dan Enggria Sudarmadi (25), keduanya berasal dari Provinsi Jambi,” ujarnya. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Peresmian Kantor Induk PJR Serang

Kantor Induk Polisi Jalan Raya Serang Resmi Beroperasi

SERANG, SERUJI.CO.ID - PT Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meresmikan beroperasinya Kantor Induk Patroli...
Khofifah-Emil

Resmi Usung Khofifah-Emil, Golkar Ancam Beri Sanksi Kadernya yang Tak Dukung

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPP Partai Golkar mengancam akan mengambil sikap tegas kepada kader partai Golkar yang tidak menjalankan putusan Partai Golkar yang telah memberikan...
Gus Ipul (kiri) dan Khofifah (kanan)

Survei: Jika Pilgub Jatim Dilakukan Hari ini, Siapakah Yang Anda Pilih?

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur akan berlangsung pada tahun 2018. Dan saat ini sudah ada dua pasang calon yang secara resmi...

KANAL WARGA TERBARU

Setan Pendidikan yang Bernama Kompetisi

Oleh Muhammad Hanif Priatama Bagaimana cara kebanyakan orangtua mengetahui seberapa baik anaknya di sekolah saat ini? Jawabannya : RANGKINGNYA! Ya, tidak ada sarana yang paling...
KH. Luthfi Bashori

Pilih Mancung atau Pesek?

KH. Luthfi Bashori Seseorang yang berpakaian islami itu menunjukkan imannya MANCUNG di sisi Allah. Sedangkan menanggalkan pakaian islami itu adalah perbuatan orang yang PESEK imannya...
images lpdp

Contoh Essai LPDP: Sukses Terbesar dalam Hidupku

Beasiswa LPDP menjadi pilihan bagi para penuntut ilmu yang ingin melanjutkan pendidikannya pada level Master dan Doktoral, baik di Dalam maupun Luar Negeri. Salah...