close

Film Dilan 1991 Promosikan Destinasi Wisata Kota Bandung

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Film garapan sutradara Fajar Bustomy berjudul Dilan 1991 yang mengambil latar belakang Kota Bandung diharapkan bisa ikut mempromosikan destinasi wisata kota berjuluk Paris Van Java ini.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya yang hadir bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan seluruh artis film Dilan 1991 di Taman Dilan, kawasan Saparua Park Bandung, Jawa Barat, Senin (25/2) menilai pamor Kota Kembang itu akan semakin naik sebagai destinasi pariwisata dengan dirilisnya film tersebut.

Dilan 1991 sebagai sekuel dari film sebelumnya atau seri kedua cerita Dilan mengambil latar belakang Kota Bandung sehingga diyakini akan mampu mendongkrak popularitas kota kembang.

Selama ini promosi wisata melalui film terbukti efektif misalnya melalui film ‘Ada Apa Dengan Cinta 2’, yang mendongkrak penjualan paket wisata Yogyakarta. Selain itu ada film Hollywood yang diperankan Julia Robert berjudul ‘Eat Pray Love’ yang mengambil latar belakang Bali sehingga mendorong popularitas Pulau Dewata semakin tinggi di mata wisatawan mancanegara.


“Dengan fenomena film Dilan sekarang dan sebelumnya, orang tertarik ke Bandung. Artinya, industri pariwisata di sana berkembang. Ujung-ujungnya, yang menikmati adalah masyarakat Bandung juga. Ada perputaran ekonomi yang bagus dari aktivitas transaksi kunjungan wisatawan. Dan, dampak positif dari film Dilan 1991 ini berlangsung panjang,” kata Menpar, Arief Yahya seperti dituturkan Kepala Biro Komunikasi Publik, Kemenpar, Guntur Sakti kepada SERUJI di Jakarta, Selasa (26/2).

Film Dilan
Menpar Afief Yahya didampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama dua bintang utama Dilan 1991. (Foto Humas Kemenpar).

Menpar juga menjelasakan, cerita film yang diperankan Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescillia sebagai Milea itu membawakan karakter anak muda yang menarik dengan pengemasan kekinian.

“Film ini menginspirasi para milenial untuk menghasilkan karya kreatif berkualitas. Jadi, silahkan berkarya yang positif. Ada banyak destinasi terbaik di sekitar kita yang bisa dioptimalkan. Sebab, Indonesia kaya akan pesona alam dan budaya. Tiap daerah berbeda dan unik,” kata Arief Yahya.

Sebagai tuan rumah, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengapresiasi Menpar Arief Yahya yang ikut mendukung perkembangan film Indonesia.

Poster film Dilan 1991 yang mulai tayang di bioskop 28 Februari besok. (Foto Humas Kemenpar).

Ridwan Kamil yang mengaku pencinta film ini pun berharap agar film Dilan dapat memacu anak muda untuk mulai berkarya. Ia bahkan mengaku tidak sungkan menjadi salah satu pemain dalam sekuel film Dilan selanjutnya.

“Kita berharap film ini sukses, kami dukung lahir batin. Saya kalau diajak main film harus ada dua syarat, satu harus ada unsur Bandung juara, dua nggak boleh dibayar, karena saya ini pejabat publik,” pungkasnya.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Rekapitulasi KPU Papua Selesai: Jokowi Menang Telak, Selisih 2,6 Jutaan Suara dari Prabowo

Dari hasil rekapitulasi tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf menang telak dengan selisih 2.690.361 suara dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Terkait Rencana Aksi 22 Mei, Polda Metro Jaya Belum Menerima Pemberitahuan

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menyatakan belum menerima pemberitahuan rencana aksi terkait pengumuman hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional pemilihan umum pada 22 Mei 2019.

Soal Hasil Pemilu, Jubir PKS Muda: Jika Ada Dugaan Kecurangan, Tempuh Jalur Sesuai Koridor

Menurut Andriyana, jika terdapat bukti yang cukup kuat terkait adanya dugaan kecurangan pemilu, maka pembuktiannya dapat menempuh jalur yang sudah ditentukan.

PKS Muda Imbau Hormati Konstitusi dalam Sikapi Pengumuman Hasil Pemilu

Juru bicara PKS Muda, Andriyana mengimbau seluruh pihak tetap menghormati konstitusi dalam pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan.

Hasil Rekapitulasi KPU Sulsel: Sah, Prabowo Menang Selisih 691.802 Suara dari Jokowi

Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang dengan cukup telak dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Provinsi Sulawesi Selatan dengan selisih suara sebanyak 691.802 suara.

AMSI Jatim: Berita Hoaks Adalah Racun Yang Dapat Ciptakan Krisis di Masyarakat

Arief menilai, akibat dari berita hoaksyang disajikan pihak-pihak tidak bertanggungjawab dan lebih mengedepankan kepentingan kelompok maupun golongan, telah merusak kerukunan sosial di tengah-tengah masyarakat.

Rekapitulasi KPU Papua Selesai: Jokowi Menang Telak, Selisih 2,6 Jutaan Suara dari Prabowo

Dari hasil rekapitulasi tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf menang telak dengan selisih 2.690.361 suara dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Terkait Rencana Aksi 22 Mei, Polda Metro Jaya Belum Menerima Pemberitahuan

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menyatakan belum menerima pemberitahuan rencana aksi terkait pengumuman hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional pemilihan umum pada 22 Mei 2019.

Soal Hasil Pemilu, Jubir PKS Muda: Jika Ada Dugaan Kecurangan, Tempuh Jalur Sesuai Koridor

Menurut Andriyana, jika terdapat bukti yang cukup kuat terkait adanya dugaan kecurangan pemilu, maka pembuktiannya dapat menempuh jalur yang sudah ditentukan.

PKS Muda Imbau Hormati Konstitusi dalam Sikapi Pengumuman Hasil Pemilu

Juru bicara PKS Muda, Andriyana mengimbau seluruh pihak tetap menghormati konstitusi dalam pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan.

TERPOPULER

Rekapitulasi KPU DKI Selesai: Sah, Jokowi Menang Tipis 51,68 Persen, Prabowo 48,32 Persen

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos itu menetapkan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf meraih 3.279.547 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapatkan 3.066.137 suara.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Berhasil Raih Suara Besar di DKI dan Kalahkan Parpol Lama, Caleg PSI Tetap Tak Lolos DPR RI

Sementara di Dapil 3, yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu, Ketua Umum PSI, Grace Natalie menempati posisi pertama caleg peraih suara terbanyak dengan 179.949 suara.

Soal Hasil Pemilu, Jubir PKS Muda: Jika Ada Dugaan Kecurangan, Tempuh Jalur Sesuai Koridor

Menurut Andriyana, jika terdapat bukti yang cukup kuat terkait adanya dugaan kecurangan pemilu, maka pembuktiannya dapat menempuh jalur yang sudah ditentukan.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi